Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang Herman mengungkapkan, kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 12.53 WITA. Meskipun penyebab pasti kebakaran tersebut belum diketahui, perkiraan sementara mencatat sekitar 10 hektare lahan telah terbakar.
“Belum bisa dipastikan penyebabnya apa, tim sempat kesulitan memadamkan api karena medannya lumayan curam menurun,” jelas Herman.
Upaya pemadaman sempat terhenti sementara akibat keterbatasan suplai air. Tim pemadam kebakaran terpaksa menunggu pengisian tangki sebelum dapat melanjutkan tugas mereka. “Suplai air kurang, jadi lumayan lama pemadamannya, saat ini api sudah padam kurang lebih 3 jam proses pemadaman api,” tambah Herman.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, KPHP Santan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan), Polres Bontang Barat, dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) segera dikerahkan untuk mengatasi kebakaran ini. Total lima unit mobil pemadam api turut serta dalam operasi tersebut, terdiri dari tiga unit mobil Disdamkartan, satu unit mobil BPBD, dan satu unit mobil TNI.
Dengan kerja keras dan kolaborasi dari tim gabungan, kebakaran hutan dan lahan di pipa kilo 53 Jalan Soekarno Hatta, Bontang Lestari, berhasil dikuasai dan tidak menimbulkan kerusakan lebih lanjut. Tim terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul dan menjaga keamanan wilayah tersebut.
“Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dari kebakaran ini,” ucap Herman. (*)