Karena Berada di Luar Kota, Ratusan Kepala Keluarga di Bontang Tidak Mengambil BLT
1 menit baca478 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, BONTANG – Keinginan Dinas Sosial Bontang melalui Perlindungan dan Jaminan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) secara cepat dan tepat terkendala dengan banyaknya kepala keluarga (KK) yang belum mengambil bantuan senilai Rp250 ribu per KK tersebut.
Bahkan ada ratusan KK dari tiga kecamatan yang belum mengambil BLT tersebut, yaitu Kecamatan Bontang Utara, Bontang Selatan dan Bontang Barat dengan total Rp161 juta sehingga dana BLT itu harus dikembalikan ke kas daerah.
Kepala Bidang Dinsos-PM Bontang Muhammad Aspian Nur menjelaskan, pemerintah sudah memberikan toleransi sepanjang lima hari sejak proses penyaluran di tutup di masing-masing kelurahan beberapa waktu lalu, diperpanjang lagi lima hari yang habis tenggang waktunya Jumat (10/9/2021) pekan lalu.
Dari catatan Dinsos-PM, tersisa 644 KK dari total penerima 10.490 KK yang tidak mengambil BLT tersebut yang membuat dana bantuan terpaksa harus dikembalikan ke kas daerah.
“Yang tersalurkan sebanyak 9.846 penerima. Dana yang tidak tersalurkan dikembalikan ke kas daerah,” jelas Aspian Nur Minggu (12/9/2021) kemarin.
Beberapa BLT yang tidak tersalurkan ini lantaran sebagian calon penerima sedang berada di luar kota sementara sesuai regulasi yang ditetapkan, pengambilan dana BLT tidak diperbolehkan untuk diwakilkan terkecuali ahli waris.
“Dana bisa diambil jika ada ahli waris yang berhak, bahkan ketua RT pun tidak boleh termasuk keluarga dekat,” tegasnya.
Data yang dihimpun Korankaltim.com, sejauh ini BLT yang menyasar warga Bontang Utara hanya tersalurkan sebanyak 4.045 KK dari total penerima mencapai 4.316 KK.
Artinya tersisa 271 KK penerima tidak mengambil BLT yang sudah tersedia di masing-masing kelurahan, sementara Bontang Selatan, BLT ini telah tersalurkan ke sebanyak 4.649 KK dari total target penerima 4.916 KK. Tersisa 267 KK yang belum mendapatkan. Untuk Bontang Barat, tersisa 106 KK penerima bantuan yang disalurkan, dari target penerima sebanyak 1.152 KK.
Penulis: Muhammad Ridwan
Editor: Aspian Nur










