“Senin depan tanggal 13 September mereka sudah bisa sekolah,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Saparuddin ditemui saat gelar tinjauan lanjutan di SDN 008 Bontang Utara, Kamis (9/9).
Untuk SD Negeri 015 Bontang Selatan, yang berada di Pulau Selangan, pihak disdikbud hanya memanggil kepada sekolah. Mereka menanyakan kesiapan untuk melaksanakan PTM terbatas. “Hasil pemaparan kepala sekolah, dan menyanggupi PTM terbatas, kami memberikan izin dengan pertimbangan jumlah siswa tak banyak,” sebutnya.
Sapar menjelaskan, untuk setiap sekolah yang ingin mengajukan proposal permohonan PTM harus sudah mempersiapkan sarana prasarana, sebab itu menjadi penilaian utama, pihaknya mengeluarkan surat rekomendasi PTM.
Jika itu tidak terpenuhi, kata Sapar, pihaknya tidak segan untuk menolak permohonannya. “Kami menilai keseriusan pihak sekolah, dari proposal yang mereka dimasukan,” bebernya.
Kemudian, hal-hal yang perlu diperhatikan, terkait skenario keluar masuk siswa ke sekolah, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), toilet dan ruang kelas jumlahnya harus 50 persen dari kapasitas awal. Durasi belajarnya hanya 3 Jam dalam sehari.
“Itu kan penting, jadi benar-benar harus dipersiapkan sebelum kami melalukan verifikasi, tadi ada satu sekolah yang kami nilai belum layak, karena sekolahnya belum bersih. Ruang belajarnya juga belum dikondisikan,” tuturnya.
Kemudian, selama masa PTM berlangsung pihaknya berharap semua elemen di sekolah maupun orang tua harus berpartisipasi dalam pelaksanaan protokol kesehatan. “Kalau ada sekolah yang melanggar kami akan cabut izin PTM-nya,” ungkapnya.
Sebagai tambahan informasi, hari ini pihak Dinas Pendidikan, diwakili oleh Kabid Pendidikan Dasar Saparudin telah melakukan tinjauan ke 6 sekolah, yakni SMPN 4 Kanaan, SDN 008 Bontang Utara, SMP Bahrul Ulu, SMPN 7, SDN 006 Bontang Utara dan SDN 001 Bontang Utara.
Penulis : */Ridwan
Editor : Bambang Irawan