Potensi Kakao di Berau Harus Dikembangkan
1 menit baca1.508 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan potensi kakao yang ada di kampung-kampung.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan, potensi tersebut merupakan kesempatan baik untuk menggali pendapatan bagi daerah maupun kampung.
"Seperti Kampung Merasa, Kecamatan Kelay yang terkenal dengan kakaonya yang memiliki rasa yang unik dan sempat mendapatkan penghargaan," kata Sri.
Kepala kampung sebagai sarana masyarakat menyampaikan kebutuhan mereka agar turut aktif dalam mendukung potensi kakao.
Ia pun berpesan agar selalu mengkordinasikan terkait pengusulan bibit kakao, pemeliharaan hingga pengemasan dengan Pemkab maupun DPRD Berau. "Sesuai dapil dewan masing-masing atau kepala dinas terkait juga akan berkomitmen untuk mendukung potensi cokelat ataupun komoditas lain,” tuturnya.
Pemerintah daerah juga telah berencana akan mendirikan pabrik kakao sehingga masyarakat bisa merasakan coklat lokal. "Ini juga bisa menjadi alat promosi sehingga agar bisa dikenal lebih luas tentu ini akan meningkatkan ekonomi masyarakat," katanya.
Selain itu, di Berau masih memiliki lahan perkebunan kakao seluas 1.050 haktere. Ia meminta kepala kampung untuk memaksimalkan potensi yang ada di kampung masing-masing.
Pasalnya dengan banyaknya permintaan bahan baku berupa biji kakao kering dari Berau untuk dikirim ke beberapa wilayah membuat pemda terus mendorong petani kakao untuk meningkatkan produksinya. “Namun sekarang kita masih kekurangan kakao sehingga tidak bisa memenuhi kekurangan tersebut,” ungkapnya.
Pasalnya, kakao dari Kampung Merasa menjadi rebutan hingga luar negeri. "Ekspornya juga sudah sampai Swiss, Amerika Serikat, dan Jerman," tutup Sri.
Editor: Aspian Nur










