“Tidak berjalan itu. Saya yakin. Buang-buang anggaran saja,” katanya, Minggu (21/8/2022). Dia pun menyampaikan bahwa untuk ke Bali saja, tidak perlu ke Disbudpar untuk mengetahui spot favorit wisata di sana.
Menurutnya, lokasi gedung tersebut cocok dijadikan hotel karena berada di pusat kabupaten dan juga kawasan kuliner. Sehingga ia yakin bakal banyak tamu yang menginap sekaligus menikmati keindahan Sungai Segah sambil merasakan kuliner di Jalan Pulau Derawan.
“Bisa saja hotelnya dikelola oleh Pemda Berau, jadi hotel plat merah. Inikan membantu UMKM juga. Jadi tidak ada salahnya jika diambil alih itu bangunan,” sebut pria yang akrab disapa Icang ini.
Bagi politikus Partai Gerindra ini, pusat informasi pariwisata paling tepat dibangun pada jalur masuk Berau seperti Bandara Kalimarau. Bisa juga membuat pamflet atau selebaran untuk diberikan kepada para penumpang pesawat yang baru turun di Bandara Kalimarau.
“Pamflet itu isi denah, jika ingin menuju ke Kelay, Derawan ataupun Bidukbiduk, jelaskan spot wisatanya. Jadi ada buku saku bagi para pendatang ke Berau,” pungkasnya. (*/tr)