“Sistem itu untuk mewujudkan proses pelayanan kepada masyarakat agar lebih cepat, mudah dan efisien,” katanya, Selasa (26/7).
Selain itu, Pemkab Berau juga memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Salah satu caranya dengan mengoptimalkan sektor hilir sumber daya dan pertanian, dengan perluasan lapangan kerja dan pengembangan usaha pariwisata serta kearifan lokal. "Kami juga mendorong SIGAP untuk berperan aktif melakukan pendampingan tersebut," imbuhnya.
Adapun Program Akademi Kampung SIGAP Angkatan I tahun ini telah terlaksana selama enam bulan, sejak bulan Februari hingga Juli 2022. Selama periode waktu tersebut, proses pendampingan kampung terus berjalan. "Saya harap pendampingan ke depan bisa terus konsisten. Sampai seluruh kampung bisa mandiri, maju dan sejahtera," harapnya.
Ia berharap semua kampung yang ada mampu menjadi kampung yang sehat, bahagia, religius hingga memiliki kemandirian ekonomi. Selaras dengan program SIGAP yang difokuskan pada penguatan tata kelola pemerintahan kampung agar kemandirian bisa terdorong dari dalam. Yang akhirnya mampu memberi kesejahteraan bagi masyarakat.
Pendekatan dengan SIGAP juga diharapkan bisa membangun kampung berbasis potensi dan kekuatan. Untuk itu, Sri terus mendorong seluruh perangkat bisa bersinergi dengan SIGAP untuk membangun kampung.
"Bersatu dalam mewujudkan Kabupaten Berau yang maju dan sejahtera untuk transformasi ekonomi dalam peningkatan SDA berkelanjutan," terangnya.
Wakil Bupati Berau, Gamalis menambahkan, keberadaan para pejuang SIGAP menjadi salah satu ujung tombak untuk mengembangkan kampung di Bumi Batiwakkal. Merupakan program unggulan yang mendorong percepatan pembangunan kampung.
"Saya mengajak seluruh SIGAP untuk bekerja secara optimal dengan hati dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat di kampungnya masing-masing," tuturnya.
SIGAP sejauh ini dinilai mampu membantu pemerintahan kampung untuk penyempurnaan program tata kelola pemerintahan, pendayagunaan sumber daya ekonomi dan sumber daya alam. Di mana setiap kampung memiliki sumber daya alam yang luar biasa dan bisa dikelola dengan baik untuk meningkatkan perekonomian kampung.
"Ini kesempatan bagi semua kampung yang ingin serius mengembangkan potensi dan pembangunan disegala sektor. Kesempatan ini harus bisa dikelola dengan baik agar terus maju dan berkembang," pungkasnya. (*/tr221)