Selama hampir empat tahun, si gadis ternyata dijadikan ayah tirinya yang baru berusia 30 tahun, sebagai pemuas nafsu syahwat dan terungkap setelah keduanya bertengkar hebat.
Kanit Reskrim Polsek Gunung Tabur, Ipda Gatot Subagio menjelaskan, kasus itu terbongkar setelah pelaku dan korban terlibat adu mulut pada Jumat (26/11/2021) lalu sekitar jam dua sore.
Ibu kandung si gadis yang sedang berbaring dan mendengar keributan itu mendatangi keduanya.
“Kalian ini kenapa ribut-ribut terus. Kalah-kalah orang pacaran,” ucap sang ibu ditirukan Gatot. Putrinya menjawab spontan, “saya juga sudah rusak’,” imbuhnya lagi.
Spontan jawaban si anak membuat ibuya kaget dan kepo, mencari tahu apa yang dimaksud rusak tersebut. Si gadis pun mengaku semua perbuatan yang telah diperbuat ayah tirinya tersebut.
“Si ayah sempat menyebut anak tirinya itu bodoh setelah mengaku kepada sang ibu,” ungkap Gatot lagi.
Setelah mendengar semua pengakuan putrinya, hari itu juga ibunya melaporkannya ke Mapolsek Gunung Tabur, karena tidak terima dengan perlakuan sang suami. Terungkap kalau suaminya itu sudah melakukan aksi bejat sejak Mei 2018 silam. Polisi pun langsung mengamankan si pria bejat tersebut
Karena seringnya mengikuti kemauan si ayah tiri, si anak bahkan sampai lupa berapa kali dinodai. “Terakhir pelaku meniduri anak tirinya itu 24 November lalu. Artinya, sejak Mei 2018 hingga November 2021 si anak dijadikan pemuas nafsu, makanya si anak sampai lupa berapa kali hal itu dilakukan,” tutup Gatot.
Penulis: */Tri Romadhoni
Editor: Aspian Nur