Wakil Ketua I DPRD Berau Syarifatul Syadiah mengatakan, segala aspek yang menjadi pendukung even bertaraf nasional harus dipersiapkan secara maksimal.
“Kami bersyukur sekali Berau ditunjuk sebagai tuan rumah untuk ajang bergengsi bertaraf nasional ini,” kata Syarifatul.
Politikus Partai Golkar ini berpendapat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga tak kalah penting karena tidak dapat dimungkiri kuliner khususnya makanan khas daerah menjadi hal yang paling diburu para wisatawan.
Terlebih Berau juga sudah memiliki beberapa titik pusat jajanan kuliner yang bisa dipromosikan secara bersamaan nantinya dengan objek wisata.
“Pusat kuliner makanan khas juga perlu disiapkan apalagi Berau juga sudah punya lokasi yang cukup strategis seperti di Tepian Sambaliung yang notabene juga dekat dengan objek wisata budaya sejarah. Ini harus dimanfaatkan dengan baik. Kita harus memberikan kesan tak terlupakan bagi para duta yang datang. Sehingga di kemudian hari mereka akan kembali ke Berau karena hal ini,” tegas Syarifatul.
Berau akan melayani tamu dari berbagai daerah di seluruh Indonesia karena itu harus bisa menjadi tuan rumah yang baik.
Pelayanan secara profesional diberikan agar mereka puas dan meninggalkan kesan baik.
“Semua aspek mulai dari sarana prasarana, hotel dan Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dipersiapkan dengan matang. Para duta wisata dari berbagai daerah itu juga perlu dibawa ke tempat-tempat yang menjadi objek andalan wisata kita. Ini juga sebagai ajang promosi wisata secara nasional,” paparnya.
Penetapan tuan rumah Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2022 ditandai dengan penyerahan prasasti dari Ketua Yayasan Abhya Parama Mavendra yakni Putu Andre Purnama Mavendra kepada Wakil Bupati Berau Gamalis.
Disaksikan Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Sukawati dan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada malam puncak Pemilihan Duta Wisata Indonesia 2021 di Balai Budaya Giri Nata Mandala Kabupaten Badung Bali. (adv)
Editor: Aspian Nur