“Peserta harus mendaftar sehari sebelum hari pelaksanaan melalui aplikasi yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan. Peserta bisa mendaftar di semua puskesmas yang ada di Kabupaten Berau,” jelasnya, Minggu (26/9).
Namun kata Iswahyudi, untuk tes antigen bagi CPNS di laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Berau, belum bisa digunakan. Hal itu dikarenakan, ada workshop yang diselenggarakan
“Untuk sementara di sana ada kegiatan khusus. Jadi hanya di puskesmas saja,” tuturnya.
Peserta CPNS yang akan mengikuti SKD sebanyak 1.872 orang. Jumlah antigen yang disediakan untuk para peserta masih mencukupi. Sekalipun, ada pukesmas yang mulai kehabisan stok bahan. Kekurangannya akan dikirimkan melalui Dinas Kesehatancdan Labkesda Berau.
Tes antigen bagi pesertaakan dilaksanakan mulai 27 September hingga 7 Oktober dengan sasaran 200 orang per hari. Sementara, setiap puskesmas, maksimal melakukan rapid antigen sebanyak 50 tes perhari. Tetapi, jumlahnya bisa dilakukan lebih banyak dari jumlah maksimal, asalkan alat dan SDM yang mampu.
“Saya rasa untuk kebutuhan antigen bagi peserta CPNS tidak ada masalah. Insya Allah tercukupi. Karena semua keperluan terkait itu disediakan oleh bidang sumber daya kesehatan,” jelasnya.
Sementara itu, Kasubbid Pengangkatan dan Kepangkatan Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Berau, Indriati menjelaskan hasil koordinasi Panselda dan Dinas Kesehatan Berau, untuk biaya tes swab antigen bagi peserta CPNS yang mengikuti SKD digratiskan.
“Peserta dapat melakukan tes swab antigen di seluruh puskesmas di Berau dengan membawa kartu identitas dan kartu ujian CPNS, yang bisa dicetak sendiri melalui SSCASN,” pungkasnya.
Penulis: Rama
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Senin tanggal 27 September 2021