Terpisah, Plt Camat Segah, Tri Anggoro menyebut intensitas hujan yang tinggi selama beberapa hari belakangan yang mengguyur sejumlah kampung di Kecamatan Segah berpotensi menimbulkan banjir. Ia mengatakan saat ini sudah ada beberapa kampung yang mulai tergenang. “Cuma belum sampai merendam rumah, baru sebatas pekarangan rumah penduduk saja yang sudah tergenang,” ujar Anggoro
Ada beberapa kampung yang mulai tergenang banjir, seperti Kampung Siduung, Batu Rajang, dan Kampung Harapan Jaya. Namun dari beberapa kampung tersebut, tidak merata tergenang banjir. Hanya pemukiman yang berada di bagian dataran rendah yang kini menjadi ancaman serius.
“Karena secara geografis, kampung-kampung itu berada di dataran rendah, sehingga ketika air naik disertai intensitas hujan tinggi di bagian hulu, otomatis menimbulkan banjir. Apalagi lokasinya juga berada di sekitar bantaran Sungai Segah,” paparnya.
Selain disebabkan karena musim hujan, banjir tersebut juga merupakan peristiwa tahunan. Meski begitu, diakuinya hingga kini belum ada laporan rumah yang direndam banjir. Namun diakuinya, banjir tak hanya menggenangi pekarangan rumah, tetapi juga hingga ke perkebunan warga.
“Kalau tidak salah genangan terjadi mulai hari Minggu (3/1) lalu, tapi belum ada laporan warga kami yang rumahnya terendam,” tuturnya.
Untuk saat ini kata dia, cuaca di Kecamatan Segah masih diselimuti awan mendung. Dirinya juga telah mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan monitoring ke sejumlah wilayah yang berpotensi banjir. Jika nantinya ada rumah warga yang terendam, pemerintah kampung diminta untuk segera melaporkan ke pemerintah kecamatan. “Nanti kami juga akan berkoordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Red) terkait tindakan apa yang akan diambil,” tutup Anggoro. (*)
Penulis: */Indra
Editor: Aspian Nur