Budi Santoso menegaskan bahwa kehadiran Export Center akan menjadi jembatan bagi pelaku UMKM lokal untuk menembus pasar global.
“Kita akan bantu UMKM Kaltim dari Export Center Balikpapan ini. Kita ingin UMKM kita juga bisa ekspor,” ujar Mendag Budi pada peresmian Export Center Balikpapan.
Lanjutnya, peran Export Center Balikpapan tidak hanya sebatas memfasilitasi, melainkan juga memberikan pendampingan secara menyeluruh. Kemendag, melalui perwakilan dagang di berbagai negara, akan membantu mencari pasar di luar negeri dan mempertemukan UMKM dengan calon pembeli (buyer) potensial.
Di tempat yang sama, Gubernur Kaltim H. Rudy Mas’ud (Harum) juga mengatakan, Export Center bakal menjadi motor penguatan UMKM agar mampu menembus pasar global melalui pelatihan, sertifikasi, hingga business matching.
“Ini langkah nyata untuk menjadikan UMKM sebagai penopang ekonomi baru Kaltim,” ujarnya.
Kaltim sendiri saat ini telah mengekspor beragam komoditas unggulan seperti kerang segar, udang windu organik, rumput laut, kakao, sawit, hingga keratom.
Pemprov Kaltim juga mendorong pembukaan jalur penerbangan langsung dari Balikpapan ke Singapura dan Hong Kong guna mempercepat akses pasar ekspor. (*)
Editor: Erwin