Kinerja instansi teknis terkait dan para pelaku usaha di daerah diharapkan mampu mewujudkan swasembada pangan, terutama daging. Wagub berharap agar sinergi lintas sektor bisa lebih diperkuat untuk mendukung pencapaian swasembada daging tersebut. Terlebih, melalui Program PDKT.
Wagub Seno sangat berharap agar pembangunan peternakan semakin maju dan sukses, agar kebutuhan pangan khususnya daging tercukupi. Apalagi, jumlah penduduk di Kaltim saat ini sudah mencapai 4 juta jiwa lebih.
"Karena itu, kami minta melalui Program PDKT ini, ada target dan hasilnya bisa naik setiap tahunnya," tegas Wagub Seno.
Wagub mengingatkan agar pengalamannya saat di DPRD Kaltim lalu tidak terulang. Ketika itu dirinya pernah memberi dukungan aspirasi kepada peternak, tapi hasilnya nihil.
Setelah dilakukan evaluasi dan monitoring, bantuan yang diberikan ternyata hanya digunakan untuk kepentingan pribadi. "Saya tidak ingin ini terjadi di PDKT. Semoga, ke depan Kaltim mampu mewujudkan swasembada pangan khususnya daging hingga lima tahun ke depan," harapnya.
Orang nomor dua di Kaltim ini juga menyinggung produksi telur. Ia mengingatkan agar telur lokal bisa bersaing.
Kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta instansi terkait lainnya, Wagub Seno berpesan agar dapat membangun industri pakan ternak sendiri di Kaltim. "Kami yakin ini akan membantu peternak untuk memproduksi telur dan diminati. Karena, pakannya murah dari lokal," yakin Wagub.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Fahmi Himawan melaporkan, pelaksanaan rapat diikuti 150 peserta dari kabupaten dan kota Se-Kaltim.
Pembukaan rakontekda dirangkai penyerahan penghargaan tokoh dan pelaku usaha yang sukses dalam pengembangan peternakan dan kesehatan hewan di Kaltim. Selain itu juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama pengembangan peternakan.
Hadir Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Kementerian Pertanian Dr drh Nuryani Zainuddin, sejumlah pejabat Pemprov Kaltim, Ketua Komisi II DPRD Kaltim H Sabaruddin Panrecalle, pejabat OIKN, Tim Transisi Pemprov Kaltim, pejabat Kementerian Pertanian, akademisi, tokoh pertanian Kaltim, penggiat pertanian dan peternakan Kaltim. (*/jay/sul/ky)