“Kami ini selalu menjemput bola untuk memperbaiki pelayanan berkaitan verifikasi validasi data kelembagaan, ini kami memastikan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang ada di desa, lembaga adat desa, lembaga pemerintahan kita mau data nya valid,” katanya.
Jadi betul-betul lanjut Arianto, DPMD bekerja berdasarkan data sehingga bisa tepat dan cepat pula dalam mengambil kebijakan. Misal masih ada yang belum bagus ketika nanti didapatkan data valid dan hal-hal yang belum berkesesuaian dengan ketentuan maka didorong DPMD agar berkesesuaian, kemudian bagi yang sudah maka dipertahankan.
“Berkaitan dengan kebijakan program ya seperti itu juga ketika ada data yang valid kita membuat program itu menjadi tepat, makanya kami DPMD saat ini terus memverifikasi validasi data, data yang akurat faktual untuk kami membuat kebijakan melakukan tindak lanjut intervensi yang menjadi tugas fungsi kami,” ujarnya.
Verifikasi validasi data kelembagaan desa ini bagian dari menguatkan serta memastikan semua lembaga kemasyarakatan yang ada di desa atau di kelurahan itu betul-betul bermanfaat keberadaannya. Harapannya setelah validasi nanti terlihat potret nya mana lembaga yang aktif mana yang belum aktif yang sudah diberdayakan dan lembaga mana yang sudah bisa memberi manfaat.
“Ketika dia sudah aktif diberdayakan dan bermanfaat itu kita dorong, kemudian bagi yang belum akan kita diskusikan dengan camat kades juga lurah supaya bagaimana lembaga kemasyarakatan itu bisa didayagunakan untuk melayani masyarakat,” pungkasnya. (*)