Ini Tips Aman Bawa Anak Agar Tidak Rewel Naik Pesawat
2 menit baca918 kali dibaca

Penulis: Aspian Nur
KORANKALTIM.COM - Membawa putra atau putri tercinta naik pesawat bisa jadi hal yang kurang mengenakkan bagi penumpang lain kalau anak yang dibawa rewel, menangis bahkan berteriak-teriak selama penerbangan berlangsung.
Namun penumpang yang membawa anak dapat membuat perjalanan jauh lebih tenang tergantung pada kursi dibaris mana yang dipilih saat memesan penerbangan.
Beberapa maskapai penerbangan sudah menjelaskan kalau kursi di barisan pintu exit atau keluar memastikan penumpang tidak akan duduk di sebelah anak kecil karena anak-anak bahkan balita memang tidak diperbolehkan duduk di dekat pintu darurat.
"Kalau dapat memilih tempat duduk, pilihlah yang memiliki barisan pintu keluar di belakangnya karena mungkin penumpang di kursi dekat pintu darurat tidak akan merebahkan kursi kalau ada anak-anak dibelakangnya," kata maskapai penerbangan dilansir dari laman Thesun.co.uk Senin (23/1/2023) hari ini.
Federal Aviation Authority (FAA) atau Otoritas Penerbangan Federal menyebutkan penumpang harus berusia minimal 15 tahun dan memiliki mobilitas dan kekuatan yang cukup untuk dapat membantu evakuasi kalau memang ingin duduk di kursi dekat pintu keluar.
Pastinya, kalau penumpang membawa anak-anak dipastikan tak boleh duduk di kursi exit, namun ada cara lain kalau tetap ingin dekat dengan anak disaat penumpang mau duduk di kursi yang diinginakn tersebut.
Seseorang menyarankan untuk memesan dua kursi di tengah, satu di barisan pintu keluar dan satu lagi di belakangnya, kalau seseorang bepergian bersama pasangan dan buah hati.
"Karena tidak ada anak-anak yang bisa duduk di barisan pintu keluar dan orangtua pasti ingin duduk di samping anak-anak mereka, penumpang dijamin akan mendapatkan kursi bebas anak dengan cara tersebut," jelasnya
Ada pula yang menyarankan untuk memesan kursi barisan pintu keluar di ujung kabin atau dimana kabin berganti kelas namun dengan resiko tak bisa menyandarkan kursi.
Juga disarankan untuk tidak memilih kursi sekat, menurut seorang pramugari, karena selain menawarkan ruang kaki ekstra, kursi ini juga populer di kalangan keluarga karena merupakan satu-satunya tempat untuk keranjang bayi.
Sebaiknya penumpang tidak terbang pada malam hari. Beberapa keluarga menghindari waktu ini karena khawatir akan anak-anak yang sulit diatur.
Saran lain termasuk mengenakan headphone peredam bising atau memesan penerbangan kelas satu agar anak-anak bisa menikmati penerbangan, tapi keduanya merupakan pilihan yang mahal.
Untungnya, maskapai penerbangan menambahkan fitur-fitur baru untuk membantu penumpang menghindari anak-anak rewel selama penerbangan. Japan Airlines telah meluncurkan peta baru untuk menunjukkan di mana bayi seharusnya duduk di pesawat.
AirAsia memiliki zona tenang yang hanya memperbolehkan penumpang berusia di atas sepuluh tahun, sementara maskapai Scoot memiliki kursi di bagian depan pesawat yang melarang anak-anak di bawah usia 12 tahun. Dan maskapai berbiaya hemat Scoot memiliki zona "bebas anak" di mana Anda dapat memesan kursi yang jauh dari anak-anak lain.
Seorang pramugari menjelaskan awak kabin yang menegur seorang anak dapat memberikan efek yang jauh lebih baik bagi bayi yang berteriak-teriak daripada orangtua mereka yang menegurnya.
Editor: Aspian Nur










