Melansir dari laman Space pagi ini, ada empat astronaut di dalam roket yaitu Reid Wiseman, Victor Glover dan Christina Koch dari Amerika Serikat (AS) serta Jeremy Hansen dari Kanada.
Menggunakan wahana antariksa Orion, mereka dijadwalkan untuk mengorbit atau mengelilingi Bulan tanpa mendarat, guna menguji sistem navigasi dan pendukung kehidupan di ruang angkasa dalam.
Kehadiran Koch dan Glover dalam misi ini juga mencatatkan sejarah baru sebagai perempuan dan orang kulit hitam pertama yang melakukan perjalanan menuju satelit alami Bumi tersebut.
Selama perjalanan, para astronot akan melakukan serangkaian uji coba komunikasi laser berkecepatan tinggi dan manuver kedekatan orbital yang akan menjadi standar baru dalam eksplorasi ruang angkasa modern.
Mereka akan menjalani misi sepuluh hari mengorbit Bulan tanpa mendarat, mirip dengan misi Apollo 8 pada 1968, dengan tujuan menguji sistem pendukung kehidupan (life support system) pada wahana antariksa Orion untuk memastikan astronaut sebelum pendaratan di permukaan Bulan pada misi Artemis III.
Setelah berada di ruang angkasa, mesin utama roket SLS, Orion dan tahap propulsi kriogenik sementara terpisah dari bagian roket lainnya.
Para astronot kini akan mulai memeriksa sistem-sistem seperti dispenser air minum yang akan menyediakan air minum dan menghidrasi kembali makanan yang mereka bawa, toilet dan sistem yang menghilangkan karbon dioksida dari udara.
Mereka juga akan melepas pakaian antariksa oranye yang mereka kenakan saat peluncuran dan bekerja dengan pakaian biasa, menghabiskan waktu untuk mengatur ulang interior Orion agar berfungsi sebagai ruang hidup dan kerja bagi empat orang yang mengapung di pesawat ruang angkasa selama 10 hari ke depan.
Editor: Aspian Nur