Apple sejauh ini hanya mampu memperkenalkan beberapa fitur AI dasar di iPhone, sementara gagal menepati janji tahun lalu untuk menghadirkan versi Siri yang lebih konversasional dan serbaguna yang nyatanya seringkali bermasalah.
Tanpa menyebut nama iPhone, Google telah mengejek kesalahan Apple dalam iklan online yang mempromosikan empat model Pixel baru sebagai smartphone yang dilengkapi teknologi AI, yang tidak perlu ditunggu lebih dari setahun untuk tiba.
“Ada banyak hype tentang ini dan jujur saja, banyak janji yang tidak terpenuhi,” kata eksekutif Google Rick Osterloh melansir dari apnews.com Kamis (21/8/2025) hari ini.
Google di sisi lain telah secara bertahap meningkatkan jumlah kecerdasan buatan atau AI yang diintegrasikan ke dalam perangkat Pixel-nya sejak 2023, dengan model tahun ini membawa teknologi itu ke level yang lebih tinggi.
“Kami yakin tahun ini kami memiliki ponsel yang revolusioner dengan teknologi yang revolusioner,” kata Osterloh.
Dengan memanfaatkan prosesor yang lebih canggih, Google memperkenalkan fitur AI baru pada ponsel Pixel 10 bernama Magic Cue yang dirancang sebagai pembaca pikiran digital yang secara otomatis mengambil informasi yang disimpan di perangkat dan menampilkan data tersebut saat dibutuhkan.
Misalnya, jika pengguna Pixel 10 menelepon maskapai penerbangan, Magic Cue seharusnya secara instan mengenali nomor telepon dan menampilkan informasi penerbangan jika ada di Gmail atau Google Calendar.
Ponsel Pixel 10 juga akan dilengkapi dengan fitur pratinjau alat AI baru bernama Camera Coach yang secara otomatis menyarankan bingkai dan sudut pencahayaan terbaik saat lensa diarahkan ke subjek. Camera Coach juga akan merekomendasikan mode lensa terbaik untuk hasil foto optimal.
Model premium yaitu Pixel 10 Pro dan Pixel 10 Pro XL juga akan dilengkapi dengan opsi “Super Res” yang menggunakan kombinasi perangkat lunak dan trik AI untuk memperbesar resolusi hingga 100 kali lipat, sehingga dapat menangkap detail objek yang berjarak mil dari kamera.
Keajaiban AI ini dapat terjadi tanpa pengguna menyadarinya, sehingga semakin sulit untuk mengetahui apakah gambar yang diambil dalam foto mencerminkan bagaimana keadaan sebenarnya saat foto diambil atau telah dimodifikasi oleh teknologi.
Pixel 10 juga dapat menerjemahkan percakapan telepon ke berbagai bahasa secara hampir instan menggunakan suara peserta sendiri.
Google juga menawarkan langganan gratis selama satu tahun untuk rencana AI Pro-nya kepada siapa pun yang membeli model Pixel 10 Pro atau Pixel 10 Pro XL yang lebih mahal, dengan harapan menarik lebih banyak orang untuk menggunakan toolkit Gemini yang telah mereka kembangkan untuk bersaing dengan ChatGPT milik OpenAI.
Harga untuk keempat model Pixel 10 akan tetap sama dengan generasi Pixel 9 tahun lalu, dengan model dasar mulai dari $800 (setara Rp13 Juta), model Pro seharga $1.000 (Rp16,3 Juta), Pro XL seharga $1.200 (Rp19,5 Juta) dan versi lipat seharga $1.800 (Rp29,3 Juta). Semua model Pixel 10 kecuali versi lipat akan tersedia di toko 28 Agustus pekan depan sementara Pixel 10 Pro Fold akan tersedia mulai 9 Oktober.
Meskipun smartphone Pixel masih tergolong kecil dibandingkan dengan iPhone dan model Galaxy Samsung yang lebih besar, kemajuan Google dalam bidang kecerdasan buatan (AI) sambil mempertahankan kualitas perangkat andalannya meningkatkan persaingan. “Di era AI, Pixel benar-benar menjadi laboratorium inovasi,” kata analis Forrester Research, Thomas Husson.
Editor: Aspian Nur