Adalah tim mahasiswa teknik sarjana dari Universitas Purdue di Amerika Serikat yaitu Junpei Ota, Aden Hurd, Matthew Patrohay dan Alex Berta, yang mampu memecahkan teknik permainan kubus rubik yang bahkan memecahkan rekor dunia.
Bukan mereka yang melakukan itu, tapi robot super cepat yang mereka buat yang mampu memainkan kubus rubik dengan waktu tercepat dalam waktu hanya 103 milidetik dan pencapaian mereka telah diakui oleh situs Guinness World Records.
Rekor sebelumnya yaitu 305 milidetik dibuat oleh sebuah tim di Mitsubishi pada awal tahun 2025 lalu. Kurang dari satu dekade silam, rekor waktu yang dicatat oleh sebuah robot turun di bawah satu detik untuk pertama kalinya.
Kecepatan kilat yang dilakukan robot buatan tim dari Universitas Purdue itu artinya diselesaikan lebih cepat dari kedipan mata. “Kami menyelesaikannya dalam 103 milidetik,” kata Patrohay dalam sebuah pernyataan melansir dari laman thesun.co.uk Kamis (29/5/2025) hari ini.
“Kedipan mata manusia membutuhkan waktu sekitar 200 hingga 300 milidetik. Jadi bahkan sebelum semua menyadari benda itu bergerak, kami sudah menyelesaikannya,” paparnya.
Patrohay mengatakan mereka terinspirasi oleh pikiran manusia yang super cepat, yang menyelesaikan teka-teki tahun 1970-an jauh sebelum robot melakukannya.
“Saya kami mengatakan inspirasi kami adalah pemegang rekor dunia sebelumnya,” tambah Patrohay.
“Saat masih SMA, saya melihat video mahasiswa yang memecahkan kubus dalam 380 milidetik. Saya berpikir itu adalah proyek yang sangat keren. Saya ingin sekali mencoba dan mengalahkannya suatu hari nanti. Sekarang saya berada di Purdue - membuktikan kami bisa lebih cepat lagi,” tegasnya.
Tim ini mendesain ulang kubus tersebut untuk memastikan tidak akan pecah ketika digerakkan dengan kecepatan tinggi.
Purdubik's Cube, nama robot tim ini, menggunakan sistem penglihatan mesin dan algoritma khusus untuk melihat letak balok-balok berwarna dan memutarnya ke dalam slot yang tepat.
Robot ini tampil pertama kali di depan publik pada kompetisi desain mahasiswa pada bulan Desember. Namun sejak saat itu, tim di belakangnya telah membuatnya lebih cepat dan lebih cepat lagi.
Nak-seung Patrick Hyun, asisten profesor teknik elektro dan komputer di Purdue jadi pembimbing para mahasiswa tersebut.
“Pencapaian ini bukan hanya tentang memecahkan rekor, tetapi juga mendorong batas-batas dari apa yang bisa dilakukan oleh sistem sintetis,” kata Hyun.
Rekor kubus rubik tercepat saat ini yang dipegang oleh manusia adalah 3,05 detik oleh Xuanyi Geng yang berusia tujuh tahun dari Tiongkok.
Editor: Aspian Nur