Perusahaan induk OpenAI menjelaskan pengguna nantinya bisa menentukan antara dipilih secara independen dan bukan iklan.
Melansir dari bbc.co.uk Selasa (29/4/2025) pagi ini, perusahaan yang memicu hiruk pikuk AI pada tahun 2022 lalu itu dengan kemajuan teknologi baru sejatinya sudah meluncurkan alat pencarian terkait fitur belanja ini tahun lalu dan menyebutnya satu fitur yang paling populer dan paling cepat berkembang dengan lebih dari satu miliar pencarian web dalam seminggu terakhir.
Sejauh ini Google masih menjadi pemain dominan dalam pencarian, dengan menguasai sekitar 89 persen lalu lintas global, menurut perkiraan para analis. Namun pangsa pasarnya perlahan-lahan merosot dalam beberapa bulan terakhir.
Dengan menambahkan fitur belanja ke dalam pencariannya, OpenAI semakin bersaing secara langsung dengan Google dan juga situs-situs lain yang menawarkan ulasan produk, seperti New York Times dan penerbit lainnya.
Amazon meluncurkan asisten belanja AI generatifnya sendiri tahun lalu, sementara perusahaan AI saingannya, Perplexity, juga memiliki alat belanja sendiri.
OpenAI mengatakan tujuan pembaruannya adalah untuk membuat pengguna lebih cepat menemukan, membandingkan, dan membeli produk. Fitur ini akan tersedia untuk semua pengguna tetapi akan memakan waktu beberapa hari sampai peluncurannya selesai.
Perubahan ini diumumkan Senin (28/4/2025) kemarin sebagai bagian dari pembaruan yang lebih luas pada produk pencariannya.
OpenAI juga meluncurkan fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan teks keGPT untuk mendapatkan skor pertandingan olahraga secara langsung dan akan memberikan beberapa kutipan dalam jawabannya.
Editor: Aspian Nur