Melansir dari laman Dailymail.co.uk Jumat (4/4/2025) hari ini, Instagram menyebut mereka telah mulai menghapus kemampuan untuk meninggalkan catatan pada sebuah postingan dan orang-orang tidak akan lagi melihat atau dapat membagikannya pada postingan dalam beberapa pekan ke depan.
Adam Mosseri, pimpinan situs media sosial populer ini pertama kali mengumumkan perubahan tersebut dalam sebuah unggahan di Instagram pada tanggal 26 Maret lalu.
"Kami meluncurkan [Catatan Konten] beberapa bulan yang lalu dalam upaya untuk mencoba membuat Instagram menjadi lebih sosial dan lebih menyenangkan. Namun dalam praktiknya, hal tersebut tidak diadopsi oleh banyak orang," ungkap Mosseri.
Instagram merasa ada beberapa bagian terlalu rumit selama bertahun-tahun dan mereka mencoba memperbaikinya dengan mematikan fitur-fitur tertentu yang tidak banyak digunakan. Namun beberapa pengguna Instagram sangat terpukul melihat hilangnya Catatan Konten.
“Instagram menghilangkan catatan dan saya tidak terhibur,” sebut seorang pengguna memposting di X (Twitter) hari ini.
Dalam sebuah ulsan menjelaskan mereka adalah seorang pembuat konten yang menggunakan Catatan Konten untuk membantu membuat postingan mereka agar dapat perhatian dari netizen.
Pembuat konten menjelaskan kalau mereka menaruh catatan pada postingan akan membuat munculnya notifikasi untuk pengikut mereka yang dapat membantu menarik perhatian pada postingan mereka. Para profesional media sosial ini mengandalkan keterlibatan untuk menarik kemitraan merek yang mendorong pendapatan mereka.
Yang lain kecewa kehilangan fitur Catatan Konten karena mereka menggunakannya untuk menunjukkan kepada pengikut mereka jenis konten yang disukai.
Dengan kata lain kalau ingin pengikut melihat pendapat tentang postingan tertentu tetapi tidak ingin mengirim komentar publik atau menambahkannya ke cerita maka harus menambahkan catatan sebagai gantinya.
Namun terlepas dari protes ini, tampaknya rata-rata pengguna Instagram belum memanfaatkan Catatan Konten, itulah sebabnya platform media sosial ini memutuskan untuk “menyingkirkannya”.
“Kami akan terus mengeksplorasi lebih banyak cara untuk membuat Instagram menjadi lebih menyenangkan dan social serta mengajak teman-teman untuk ikut merasakan pengalaman tersebut, tetapi Content Notes bukanlah itu,” sebut Mosseri.
Ketika fitur Catatan Konten pertama kali diluncurkan, banyak pengguna Instagram yang merasa terganggu dengan fitur tersebut.
“Ini sangat mengganggu. Apakah ada cara untuk mematikannya? Sudah ada banyak sampah yang memenuhi beranda saya, hal terakhir yang ingin saya lihat adalah lebih banyak postingan dari akun yang bahkan tidak saya ikuti,” kata seorang pengguna.
Editor: Aspian Nur