Dengan potensinya yang besar, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendukung pengembangan dan transformasi industri drone dalam negeri agar lebih inovatif, berdaya saing dan mendunia lewat keikutsertaan dalam pameran bergengsi skala internasional, yaitu Industrial Transformation Asia-Pacific (ITAP) 2023 di Singapura.
Ajang ini selain menunjukkan kemampuan teknologi, riset dan pengembangan industri drone di tanah air, juga membuka peluang membangun hubungan kerja sama internasional.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Taufiek Bawazier menjelaskan, industri drone merupakan bagian dari kelompok industri alat angkutan yang mengalami pertumbuhan signifikan di atas pertumbuhan ekonomi nasional sejak kuartal II tahun 2021.
“Pada kuartal II tahun 2023, pertumbuhan industri alat angkutan mencapai 9,66 persen. Pertumbuhan positif ini disebabkan oleh pengaruh berbagai kebijakan pemerintah yang strategis dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta mengimplementasikan program Making Indonesia 4.0,” ujar Taufiek.
Industri drone di Indonesia telah mampu mengembangkan dan memproduksi teknologi tanpa awak yang dapat dimanfaatkan di beragam sektor seperti perkebunan, militer dan pengawasan.
“Untuk itu, kami akan mempromosikan dan mendukung kemajuan teknologi industri drone dalam negeri melalui ajang pameran dan forum di tingkat nasional maupun internasional yang diharapkan akan memperluas jaringan kerja sama dan perluasan pasar,” sebutnya.
Industri drone perlu bertransformasi dan terus mengikuti perkembangan teknologi terbaru. Oleh karena itu, kerja sama fasilitasi dengan ASTTA dilakukan dalam partisipasi di kegiatan ITAP 2023.
Editor: Aspian Nur