Mereka mengklaim bahwa sistem tersebut menunjukkan grafis yang setara dengan PlayStation 5 dan Xbox Series X melalui kekuatan DLSS NVIDIA, sebagaimana dilansir dari situs GameRant dan okezone.com pada, Minggu (22/10/2023).
Hal ini juga berhubungan dengan laporan tentang prototipe Gamescom yang menjalankan demo teknologi Matrix Awakens Unreal Engine 5, di mana penerus Switch yang masih belum diumumkan ini dapat memanfaatkan beberapa perangkat terbaru NVIDIA. Jika hal ini memang benar, maka chipset untuk menghadirkan pengalaman grafis tingkat tinggi tersebut akan menjadikan Switch 2 setara dengan generasi konsol saat ini.
Nate The Hate, saluran Youtube yang rutin mengikuti perkembangan Nintendo di masa lalu akhirnya juga memberikan dukungan terkait rumor tersebut. Dalam video terbarunya, Nate the Hate menjelaskan bahwa sistem Switch baru kemungkinan akan mendukung Ray Reconstruction bertenaga AI NVIDIA DLSS 3.5 yang juga digunakan untuk meningkatkan ray tracing pada level perangkat keras PS5 dan Xbox Series X.
Meskipun tingkat detail yang diperbolehkan oleh teknologi ini berbeda-beda di setiap game, Ray Reconstruction dapat diperbarui melalui patch online. Hal ini menjadikan ray tracing Switch 2 kemungkinan akan semakin meningkat seiring waktu.
Namun, Nate the Hate juga mengatakan bahwa konsol Nintendo berikutnya tidak akan mendukung Frame Generation NVIDIA DLSS, yang dapat digunakan untuk meningkatkan framerate dengan membuat frame buatan antara dua frame yang sudah ada dengan mengorbankan kualitas gambar.
Orang dalam Nintendo menjelaskan hal tersebut dengan komitmen Nintendo untuk mempersiapkan konsol terbarunya di masa depan dengan bantuan NVIDIA dan teknologi Ray Reconstruction. Dimana, teknologi tersebut baru-baru ini digunakan dalam DLC Phantom Liberty Cyberpunk 2077 yang menghasilkan pengalaman grafis berkualitas tinggi.
Editor: Maruly Zainuddin