
“Sudah lama berharap untuk melihat ikan ini secara langsung!” cuit Sarah Friedman, wanita ahli biologi ikan dari National Oceanic and Atmospheric Administration dilansir dari laman Dailymail.co.uk Rabu (6/7/2022) hari ini.
Friedman dan timnya melihat ikan itu selama survei yang dilakukan NOAA di Kepulauan Aleutian di lepas pantai Alaska, Amerika Serikat setiap tahun. "Kami menemukan empat atau lima ekor ikan jenis ini beberapa waktu lalu saat kami melakukan penelitian," kata Friedman kepada Mashable.
Namun rata-rata orang tidak mungkin melihat ikan khusus ini. "Mereka ditemukan sekitar 100 hingga 200 meter di bawah laut, jadi saya akan mengatakan orang biasa tidak akan pernah menemukan ikan ini,” tegas Friedman.
Selain ikan transparan, timnya juga berhasil melihat dan mendapatkan laba-laba laut besar berwarna oranye dengan kaki yang panjang, yang dikenal sebagai Colossendeis.
Makhluk ini dapat tumbuh hingga 20 inci dan hidup di kedalaman 7.200 hingga 13.100 kaki. Laba-laba laut ini termasuk jenis laba-laba jeli, anemon laut dan invertebrata lainnya.
Sarah Friedman menjelaskan snailfish bertitik memiliki ciri khas lainnya, termasuk cangkir hisap di bagian bawah tubuh mereka yang memungkinkan mereka menempel pada batu.
Dia juga men-tweet ikan langka lain yang ditemui timnya dalam penelitian tersebut yaitu anglerfish, ikan berwarna hitam dan bertulang.
Jenis ikan ini dikenal memiliki sinar sirip yang dimodifikasi yang dapat bercahaya dengan bantuan bakteri simbiosis. Pancaran sinar itu itu membantu anglerfish memikat mangsanya di air laut yang gelap.
Mereka juga memiliki kemampuan unik, meregangkan perut mereka untuk membuat makanan bertahan lebih lama. "Mereka memiliki perut bergelembung," kata Mackenzie Gerringer, seorang profesor biologi yang berspesialisasi ikan laut di perairan laut terdalam kepada Live Science.
"Kadang-kadang saat ditangkap ada ikan utuh diperut ikan ini. Jika menyentuh perutnya terasa licin,” ungkapnya.

Meskipun anglerfish memiliki gigi yang tajam dan tampak menakutkan, mereka tidak berbahaya bagi manusia karena ukurannya yang kecil - yang rata-rata sekitar 6 inci. Beberapa spesies anglerfish juga memiliki metode reproduksi unik yang dikenal sebagai parasitisme seksual.
Pada dasarnya, jantan akan menggigit ikan betina yang lebih besar dan terkadang menyatu dengan tubuhnya sehingga jaringan dan sistem mereka bergabung. Ikan jantan menjadi tergantung pada betina seumur hidup dan juga menjadi pemasok spermanya.
Anglerfish betina jauh lebih besar daripada jantan. Ketika tiba waktunya untuk kawin, ikan jantan akan menggigit betina besar dan dalam beberapa kasus bahkan menyatu dengan tubuhnya, bergabung dengan jaringan dan sistem peredaran darah mereka.
Editor: Aspian Nur