Ikan paus sperma atau Koteklema, adalah paus kepala kotak, termasuk dalam hewan terbesar dalam kelompok paus bergigi dan terbesar di dunia. Dinamakan paus sperma karena pada awalnya warna putih susu spermaceti yang terdapat pada kepalanya dikira sebagai sperma.
Ilmuwan telah menyimpulkan melalui temuan fosil baru kalau Megalodon secara teratur akan merobek kepala paus sperma, menggigit daging dengan gigi sepanjang tujuh inci.
Monster laut yang besar dan kuat itu tertarik oleh hidung besar paus sperma yang ukurannya sepertiga dari tubuhnya. Memiliki lemak jenuh berminyak, moncong paus sperma mewakili makanan Megalodon yang paling bergizi.
Studi selanjutnya menunjukkan fakta predator legendaris juga menyerang monster laut prasejarah lainnya seperti ikan paus Leviathan melvillei, yang dinamai menurut penulis Moby Dick, Herman Melville.
Temuan para ilmuwan terkait Megalodon didasarkan pada fosil tengkorak paus sperma berusia tujuh juta tahun dari gurun pesisir Peru Selatan.
Penulis utama dalam penelitian ini, Aldo Benites-Palomino, seorang mahasiswa paleontologi di University of Zurich, mengatakan kalau sebagian besar bekas gigitan telah ditemukan pada tulang yang berdekatan dengan struktur jaringan lunak ini.
“Ada seperti bekas rahang disekitar mata, sehingga menunjukkan hiu secara aktif menargetkan wilayah ini," jelas Aldo dilansir dari laman Dailystars.com Rabu (29/6/2022) hari ini.
Hiu Megalodon merupakan bagian dari spesies hiu yang masih ada hingga saat ini diantaranya hiu mako, hiu pasir dan hiu putih besar.
Setengah lusin tengkorak ditemukan di Formasi Pisco di Gurun Ica – sebuah situs terkenal di dunia.
Tempat ini terkenal dengan harta karun berupa sisa-sisa hiu dan pari era Miosen, ikan bertulang, penyu, buaya laut, burung laut, paus dan anjing laut.
Eksplorasi yang dilakukan di daerah tersebut selama 30 tahun terakhir juga telah mengungkap kukang air dan lumba-lumba berwajah walrus. Diyakini hiu secara langsung menargetkan paus di dalam air dan juga mengaisnya.
Editor: Aspian Nur