Pixy tidak memerlukan pengontrol atau pengaturan apa pun karena bisa beroperasi sendiri, memotret sendiri sebelum mendarat di telapak tangan pengguna.
Dengan label harga $229,99 atau setara dengan Rp3,3 miliar, Pixy dirancang untuk menjadi pendamping Snapchat, dengan video yang difilmkan ditransfer dan disimpan secara nirkabel ke dalam aplikasi Snapchat.
“Semua yang dibutuhkan untuk menangkap momen spontanitas dan kesenangan saat ini dari perspektif baru ada di telapak tangan si pemakai. Dengan satu ketukan tombol, Pixy terbang dan bergabung dalam perjalanan,” ujar Evan Spiegel, dilansir dari laman Dailymail.co.uk Jumat (29/4/2022) hari ini.
Berbicara di Snap's Partner Summit, Spiegel menjelaskan mengapa Snap memutuskan untuk mengembangkan kamera terbang ini.
“Kami pertama kali membuat Snapchat sebagai cara baru untuk menggunakan kamera untuk ekspresi diri dan komunikasi. Dari lensa hingga kacamata, ada banyak cara untuk berbagi perspektif,” imbuhnya.
“Kami membawa kekuatan dan keajaiban kamera snap yang berisi spontanitas, kegembiraan dan kebebasan ke tingkat yang baru. Kamera baru yang sesuai dengan potensi imajinasi yang tak terbatas. Temui Pixy. Kamera terbang paling ramah di dunia,” ucap Spiegel.
Pixy memiliki empat jalur penerbangan prasetel dan dapat melayang, mengorbit, dan mengikuti pengguna dengan satu ketukan tombol.
Setelah pengguna merasa sudah cukup mengambil banyak rekaman, letakkan tangan dan Pixy akan mendarat sendiri. Nantinya kamera terbang ini secara otomatis disinkronkan dengan Snapchat, mentransfer rekaman ke dalam memori card di telepon genggam pengguna.
Dari situ pengguna dapat menggunakan alat pengeditan Snapchat seperti yang mereka lakukan dengan rekaman yang diambil di ponsel mereka, sebelum membagikan kreasi mereka ke Obrolan, Cerita, Spotlight dari platform lain mana pun.
Saat ini Pixy baru tersedia di Amerika Serikat dan Prancis dengan harga yang lumayan seperti yang disebutkan diatas. Masih belum jelas kapan aplikasi ini diluncurkan di negara lain. "Kami tidak sabar untuk melihat apa yang akan dibuat pengguna dengan kamera terbang ini," tambah Spiegel.
Pixy adalah perangkat keras kedua Snap, dengan yang pertama adalah rangkaian kacamata pintarnya, yang disebut Spectacles. Spectacles generasi pertama dan kedua dirilis pada tahun 2016 dan 2018 dan tampak seperti kacamata hitam dengan kamera di satu sisi yang dapat merekam footage dan foto.
Sementara itu, Spectacles generasi ketiga yang dirilis pada 2019, menambahkan kamera kedua untuk mendeteksi kedalaman video. Akhirnya, pada tahun 2021, Snap meluncurkan kacamata generasi berikutnya yang merupakan yang pertama menampilkan augmented reality.
Spectacles menampilkan tampilan pandu gelombang 3D ganda dan bidang pandang 26,3°, yang secara realistis menempatkan lensa tepat di depan mata.
Speaker stereo ganda menambahkan audio ke pengalaman ini, menjadikannya lebih realistis, sementara dua kamera internal memungkinkan pengguna merekam dengan tepat apa yang dilihat.
Sayangnya, untuk saat ini, Spectacles generasi berikutnya tidak dijual dan hanya beberapa pembuat konten yang beruntung yang bisa mendapatkannya.
Editor: Aspian Nur