Untuk menempatkan ukurannya yang sangat besar ke dalam perspektif mobil biasa, bandingkan saja dengan mobil berukuran antara 12 hingga 16 kaki (3,6 hingga 4,2 meter).
The American Dream didapuk sebagai mobil terpanjang di dunia dan dibuat 35 tahun yang lalu.
Didesain agar cocok untuk seorang raja, selain yang sudah disebutkan diatas, mobil ini juga dapat dikemudikan dari kedua ujungnya, memuat lebih dari 75 orang dan memiliki 26 roda.
American Dream pertama kali dibuat di Burbank, California, Amerika Serikat tahun 1986 oleh penyuka otomotif terkenal Jay Ohrberg. Mobil ini awalnya berukuran panjang 60 kaki (18,28 meter) dan memiliki sepasang mesin V8 di bagian depan dan belakang.
Ohrberg kemudian memperpanjang limusin itu hingga 100 kaki (30,5 meter) sebelum ditinggalkan di belakang gudang New Jersey selama bertahun-tahun dan akhirnya rusak.
Karena tak terurus, mobil ini kemudian dijual lewat situs eBay, berpindah tangan dua kali tetapi akhirnya dibeli oleh pemiliknya saat ini Michael Dezer dengan jumlah yang tidak diungkapkan.
Dezer kemudian merekrut pemilik sementara Michael Manning untuk membantu memperbaiki mobil ini dan pada 1 Maret 2022 diperkenalkan resmi, langsung memecahkan Guinnes World Record atau Rekor Dunia atas namanya sendiri dengan selisih kecil, setelah diperpanjang beberapa inci.
Perbaikan American Dream menelan biaya lebih dari $250.000, setara dengan Rp3,5 miliar mulai biaya pengiriman, bahan dan tenaga kerja dengan memakan waktu tiga tahun untuk menyelesaikannya.
“Kami harus mencari beberapa bagian yang hancur. Sangat sulit untuk menemukan atap Oldsmobile Vista Cruiser yang dijual, tetapi saya kebetulan menemukan seseorang yang atap mobilnya nya telah dipotong dan disimpan selama 30 tahun ,” jelas Manning dilansir dari laman Dailymail.co.uk Minggu (20/3/2022) hari ini.
American Dream awalnya menjadi terkenal pada tahun 1986 ketika pertama kali diakui oleh Guinness World Records sebagai mobil terpanjang di dunia.
Sebagai satu dari beberapa kendaraan paling unik yang pernah ada, limusin panjang sering disewakan untuk penampilan sinematik dan ditampilkan dalam berbagai film.
Tetapi setelah dunia kehilangan minat, mobil legendaris itu tidak dicintai selama bertahun-tahun dan mulai berkarat sampai bagian-bagiannya tidak dapat diselamatkan.
Mobil ini awalnya dibangun dalam dua bagian dan di tengahnya disatukan oleh engsel untuk berbelok di tikungan yang sempit. Selain fitur-fiturnya yang megah, American Dream juga dilengkapi dengan beberapa TV, kulkas dan telepon.
“Helipad secara struktural dipasang ke kendaraan dengan braket baja di bawahnya dan dapat menahan bobot hingga lima ribu pound,” sebut Manning, yang memiliki Autoseum, museum pengajaran teknis di Nassau County, New York.
Setelah membeli limusin yang bobrok, Manning berharap untuk memulihkannya dengan bantuan sumbangan masyarakat, tetapi ini tidak pernah terwujud dan sekali lagi nasib mobil dibiarkan tidak menentu.
“Kami akan merestorasinya di sekolah saya tetapi tidak ada cukup dana untuk mengerjakan proyek tersebut. Mobil itu kami simpan di belakang gedung saya di Mineola sekitar tujuh atau delapan tahun,” ungkap Manning.
Sewa Autoseum dengan Nassau County akhirnya dihentikan, membuat Manning berjuang untuk menemukan tempat dia bisa memindahkan mobilnya.
"Saya akhirnya mendaftarkannya di eBay lagi dan berpikir jika saya tidak menjualnya, saya akan memindahkannya ke beberapa properti yang saya miliki di Catskills," paparnya.
Tahun 2019, Michael Dezer, pemilik Dezerland Tourist Attractions, melihat mobil ikonik itu terdaftar di eBay dan menghubungi Manning.
Setelahnua limusin itu dikirim ke Orlando, Florida untuk diperbaiki dan Manning setuju untuk membantu proyek yang selalu ia impikan untuk diselesaikan.
Untuk mempersiapkan perjalanan lintas alamnya dari New York ke Orlando, The American Dream dibagi menjadi dua bagian dan dimuat ke trailer.
Editor: Aspian Nur