"Sebenarnya Apple memiliki alat penyimpan privasi yang baru di aplikasi fotonya untuk membatasi foto yang dapat diakses oleh aplikasi apa pun dan oleh siapa pun. Tapi Google Foto tidak akan menerima itu walaupun Anda mengubah pengaturan untuk membatasi siapa yang bisa mengaksesnya. Google Foto membuka akses kepada siapa saja yang terhubung dengan Anda,” paparnya.
Label privasi Foto Google di App Store alasan lain untuk menghindari aplikasi tersebut karena sejatinya hal itu tak berlaku. Label mengungkapkan seberapa banyak data yang dapat dikumpulkan pada Anda saat menggunakan aplikasi dan itu jauh lebih banyak dibandingkan dengan Foto Apple.
Data yang dikumpulkan oleh Google Foto dapat mencakup lokasi, riwayat penelusuran dan riwayat pembelian. “Anda dapat membatasi akses Google ke data ini, tetapi itu dapat membatasi fungsi aplikasi foto itu sendiri,” jelasnya. Masalah ketiga dan terakhir yang diungkapkan Doffman adalah dengan terkait penggunaan Google Cloud pada foto pengguna.
"Tidak ada implikasi Google melakukan sesuatu yang lebih dari yang sudah ada, tapi itulah hal tentang cloud yang bisa terlihat dari komputer orang lain," ujar Doffman. Pengguna Apple harus menggunakan privasi sesuai ketentuan Apple dan tidak mengunduh Google Foto meskipun ada beberapa manfaatnya karena itu bisa merugikan mereka sendiri.
Editor: Aspian Nur