Momen tersebut mencuat kembali setelah Argentina memastikan tiket final usai menundukkan Inggris 2-1, sementara Spanyol melaju sebagai juara Eropa. Final yang akan berlangsung di East Rutherford, New Jersey, pada Senin (20/7/2026) dini hari Wita itu menjadi pertemuan pertama Messi dan Yamal sebagai lawan di lapangan.
Foto legendaris tersebut diambil oleh fotografer lepas Joan Monfort dalam rangka pembuatan kalender amal yang digagas harian Catalan Diario Sport bekerja sama dengan UNICEF. Saat itu, keluarga Yamal memenangkan undian untuk berfoto bersama pemain Barcelona.
“Kami membuat kalender itu dengan bantuan UNICEF. Mereka mengadakan undian di lingkungan Roca Fonda di Mataro, tempat keluarga Lamine tinggal. Keluarganya mendaftar dan terpilih untuk sesi foto di Camp Nou,” ujar Monfort kepada Associated Press pada 2024 yang dilansir dari Antaranews, Minggu (19/7/2026).
Dalam sesi tersebut, Messi berpose bersama bayi Yamal dan ibunya, Sheila Ebana, di ruang ganti stadion. Salah satu foto yang paling dikenang memperlihatkan Messi memandikan Yamal menggunakan bak plastik sederhana.
“Messi sangat pendiam dan pemalu. Awalnya dia terlihat canggung saat harus menggendong bayi itu,” kata Monfort.
Bertahun-tahun kemudian, foto itu kembali viral setelah ayah Yamal, Mounir Nasraoui, mengunggahnya di media sosial dengan keterangan “Awal dari dua legenda”.
Monfort mengaku tak pernah menyangka foto tersebut akan memiliki makna besar setelah hampir dua dekade berlalu, terlebih ketika Yamal berkembang menjadi salah satu pemain muda terbaik dunia.
“Sangat menyenangkan bisa dikaitkan dengan sesuatu yang sebesar ini. Itu perasaan yang luar biasa,” ujarnya.
Kini, Yamal telah menjelma menjadi bintang utama. Sejak debut bersama Barcelona di usia 15 tahun, ia telah mengoleksi sejumlah prestasi, termasuk tiga gelar Liga Spanyol dan membawa Spanyol menjuarai Euro 2024.
Final Piala Dunia 2026 pun bukan sekadar perebutan gelar, melainkan simbol pertemuan dua generasi antara legenda yang hampir menutup kariernya dan talenta muda yang tengah berada di puncak awal kejayaannya.
Editor: Erwin