Mahrez, yang sebelumnya bermain untuk Leicester dan Manchester City, membelikan para pemain jam tangan khusus seharga £17.000, setara dengan Rp397 Juta lebih, yang diukir dengan nama masing-masing.
Hadiah Rolex tersebut menampilkan warna klub yaitu hijau tua dan disambut dengan antusias oleh rekan-rekan setim Mahrez yang sedang bersuka cita.
Foto-foto yang dibagikan di Instagram memperlihatkan tampilan dekat jam tangan mewah tersebut, baik di dalam maupun di luar kotaknya. Meskipun sikap dermawan dari pemain berusia 35 tahun itu pasti sangat dihargai, total biayanya hanyalah setetes air di lautan baginya.
Winger asal Aljazair ini menghasilkan £44 juta per tahun, setara dengan Rp1.029 Triliun lebih di Al-Ahli dan merupakan pemain dengan gaji tertinggi di tim tersebut.
Menurut laporan dari Arab Saudi, beberapa rekan setimnya menolak membiarkan Mahrez menanggung semua biaya sendirian. Edouard Mendy dan bek asal Turki Merih Demiral juga ikut menyumbang untuk membiayai sebagian dari aksi mulia tersebut.
Mahrez membagikan foto-foto perayaan penuh kegembiraan setelah kemenangan mereka atas Machida Zelvia (1-0) di Stadion Al-Inma, yang diraih meski timnya bermain dengan 10 orang.
Ia berpose bersama istrinya, Taylor Ward, di lapangan dalam foto yang dibagikan Taylor di Instagram-nya dengan caption juara untuk tahun kedua, sungguh istimewa.
“Ini luar biasa,” kata Mahrez, yang memenangkan Liga Champions bersama Man City pada 2023.
“Ini kembali menjadi tantangan bagi kami. Kami suka membuat segalanya sulit bagi diri kami sendiri. Bermain 10 lawan 11 hampir mustahil, saya tidak tahu dari mana kami mendapatkan kekuatan dan energi itu,” ucapnya lagi.
“Setelah kartu merah, kami tetap bersatu, kami berjuang lebih keras, kami berlari lebih banyak hingga akhirnya mencetak gol,” kata pemain timnas Aljazair itu.
Editor: Aspian Nur