Menurut berbagai media internasional, termasuk The Sun dan The Times, reporter dari negara Australia tersebut tampil di siaran langsung dua hari lalu dari wilayah Livigno, Italia, satu dari beberapa kota penyelenggara Olimpiade, untuk sebuah segmen di program Channel Nine, Today.
Disana ia membuat serangkaian komentar yang tidak nyambung tentang harga kopi dan menyebutkan seekor hewan selama laporannya.
“Di sini baik-baik saja. Yang lebih perlu dibiasakan adalah harga kopi di Amerika Serikat. Saya tidak yakin tentang iguana. Kemana arah pembicaraan ini?. Perlu dicatat bahwa Los Angeles akan menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Panas pada tahun 2028,” ucapnya dalam siaran langsung saat itu dalam suhu di Livigno delapan derajat dibawah nol.
Dari situ, Mason mencoba melanjutkan segmennya, dimana ia berbicara tentang Lindsey Vonn, pemain ski legendaris yang harus menjalani operasi kelima setelah mengalami patah tulang tibia di awal kompetisi. Pembawa acara, Karl Stefanovic menyela dan mencoba menciptakan momen simpati dengannya. “Lihat, cuaca dingin itu satu hal. Hanya saja, bibirmu tidak bisa bergerak,” ujar Karl.
Sumber-sumber yang dikutip meninjau semakin pentingnya masalah ini seiring berjalannya waktu, hingga Perdana Menteri Australia Anthony Albanese ikut berkomentar, mendukung Danika Mason dan menyarankan perilaku sang reporter mungkin terkait dengan jet lag.
Di media sosial muncul reaksi yang simpatik dan juga yang lebih keras. Sementara seorang pengguna berkomentar kalau Mason bersenang-senang di Italia, pengguna lain menyerukan agar dia dikeluarkan dari jaringan televisi tersebut. "Jika itu bukan masalah kesehatan, dia harus segera dipecat: sangat tidak professional," ujar netizen.
Kemarin, Danika Mason yang juga meliput Liga Rugbi Nasional di Australia, angkat bicara untuk menjelaskan apa yang telah terjadi.
“Saya baik-baik saja, mungkin hanya sedikit malu. Saya benar-benar salah menilai situasi; saya seharusnya tidak minum (mabuk), terutama dalam kondisi seperti itu, dingin, ada ketinggian dan tidak makan malam,” katanya mengenai konsumsi alkohol yang memengaruhi tubuhnya.
“Tapi saya ingin bertanggung jawab penuh. Saya sangat menyesal dan saya juga berterima kasih kepada semua orang atas pesan-pesan yang saya terima,” ucapnya.
Danika Mason, wanita berusia 34 tahun ini tumbuh di barat laut Sydney dan hobi olahraga, diantaranya bola basket dan sepak bola, bahkan pernah belajar teknik di universitas sebelum beralih ke jurnalisme olahraga.
Ia bergabung dengan Channel Nine pada tahun 2012 dan pada awal tahun 2025 bekerja di acara Today. “Sejak kecil, bangun setiap pagi untuk menonton acara itu adalah impian saya, karena saya bercita-cita untuk berkarir di bidang penyiaran olahraga. Ini juga merupakan titik balik bagi saya di Nine, karena hanya 10 tahun yang lalu, pekerjaan pertama saya di jaringan ini adalah memproduksi acara olahraga untuk Today ,” katanya kepada Women’s Weekly Australia beberapa waktu lalu.
Editor: Aspian Nur