Gambar-gambar tersebut yang dengan cepat beredar di media sosial, menunjukkan seekor anjing yang menyerupai husky, bergerak di atas salju dan mengikuti para pemain ski di bagian akhir lintasan.
Situasi tersebut menarik perhatian para penonton dan pers internasional yang mengumpulkan kesaksian dari para atlet yang terlibat.
Menurut laporan dari media Norwegia VG, atlet ski Kroasia Tena Hadzic menceritakan hal itu: “Saya berpikir, ‘Apakah saya berhalusinasi?’ Saya tidak tahu harus berbuat apa, karena anjing itu mungkin akan menyerang saya, menggigit saya,” ungkapnya.
Hadzic menambahkan kalau ukuran hewan itu membuatnya mengira itu adalah serigala dan mengaku merasa takut saat hewan itu lewat di dekatnya: “Awalnya saya pikir itu serigala dan saya berhalusinasi karena lari yang melelahkan. Hewan itu sangat besar dan saat saya berlari melewatinya, saya takut ia akan menggigit saya,” ucapnya lagi.
Kehadiran hewan itu terjadi di depan mata para penonton yang merespons dengan lolongan dan sorak-sorai saat melihat anjing itu berbagi lintasan dengan para atlet. Hewan itu bahkan melewati garis finis di belakang atlet Kroasia Tena Hadzic dan atlet Argentina Nahiara Díaz González, sementara petugas pencatat waktu dan kamera inframerah juga merekam perjalanannya.
Menurut NPR , panitia acara berhasil mencegat penyusup tersebut setelah kemunculannya yang singkat namun mencolok. Kemudian terungkap anjing tersebut bernama Nazgul, milik seseorang yang terkait dengan kegiatan lomba. Pemiliknya yang memilih untuk tetap anonim karena sorotan media menjelaskan kepada media.
“Dia menangis lebih dari biasanya karena melihat kami pergi dan saya pikir dia hanya ingin mengikuti kami. Dia selalu mencari orang,” jelasnya.
Jonna Sundling dari Swedia , yang menduduki peringkat teratas alias juara pada lomba itu menggambarkan perilaku anjing serigala yang menggemaskan.
Sebaliknya, Astrid Oyre Slind dari Norwegia yang berada di peringkat kelima, meremehkan situasi tersebut: “Seekor anjing adalah masalah terkecil saya karena orang Swedia masalah terbesar,” candanya.
Pemilik Nazgul memberikan detail tentang karakter hewan peliharaannya dalam percakapan dengan VG : “Dia tiba-tiba menghilang, kabur dari rumah. Dia anjing yang sangat ramah. Sangat keras kepala, sangat manis, dan sangat mudah bergaul. Dia selalu mencari kontak dengan orang-orang. Dia tidak menyakiti siapa pun,” ungkapnya.
Pada akhirnya, hasil lomba menjadi kurang penting dibandingkan dampak dari kehadiran anjing serigala tersebut. Duo Swedia Joanna Sundling dan Maja Dahlqvist memimpin klasemen dengan waktu 6:29.94 menit, diikuti oleh Finlandia dan Kanada .
Editor: Aspian Nur