Semuanya bermula saat Jordi bertemu Messi dan tanpa ragu memutuskan untuk ber-swafoto, karena tahu itu adalah momen sekali seumur hidup. Berada di samping mobil tempat sang pesepakbola berada, Jordi bersiap untuk mengabadikan momen tersebut. Namun sebuah kesalahan teknis membuat perbedaan besar.
Saat mengaktifkan kamera ponselnya, Jordi tidak menyadari filter distorsi wajah sedang aktif . Filter ini sepenuhnya mengubah penampilan mereka berdua dalam gambar, merusak foto impiannya dengan pemain paling diidolakan di dunia sepak bola.
Messi sendiri menunjukkan sikap ramah dan santai. Menyadari niat Jordi, ia tak ragu menurunkan jendela mobil dan berpose untuk kamera, seperti yang biasa ia lakukan setiap kali penggemar meminta foto.
Sang pesepakbola menyapanya dengan hangat dan langsung menuruti permintaan tersebut, menunjukkan kesediaan dan sifat baiknya sepanjang pertemuan itu. Dengan cara ini, ia membantu menciptakan momen istimewa, dengan kesederhanaan yang sama yang menjadi ciri khasnya di luar lapangan.
Adegan itu, yang jauh dari sekadar anekdot pribadi bagi seorang penggemar, menjadi viral beberapa menit kemudian. Jordi mengunggah video tersebut di akun TikTok-nya, @tortosicrackoficial, disertai dengan frasa " POV: Aku bertemu Messi... dan dia memakai filter," dan deskripsi yang mencolok, " Kesalahan terbesar dalam hidupku? " Kata-kata ini merangkum kebingungan dan ironi situasi tersebut, yang tidak luput dari perhatian para pengguna.
Unggahan tersebut dengan cepat mendapatkan visibilitas yang luar biasa, dengan cepat melampaui 200 ribu penayangan dan mengumpulkan lebih dari 16 ribu suka, angka-angka yang menunjukkan minat dan empati yang dihasilkan oleh kejadian tersebut di kalangan audiens digital.
Lebih lanjut, video tersebut mendapatkan lebih dari 50 komentar di berbagai platform, dimana kreativitas dan humor pengguna internet menjadi pusat perhatian.
Insiden yang melibatkan Jordi Tortosicrack menggambarkan betapa cepatnya momen kebetulan dapat menjadi fenomena viral dan memicu percakapan global seputar tokoh-tokoh olahraga besar.
Terlepas dari kesalahan teknologi tersebut, episode ini akan tetap terukir dalam ingatan protagonisnya dan mereka yang mengikuti kisahnya di media sosial sebagai kombinasi tak terduga antara keberuntungan, kesalahan digital, dan kedekatan tulus Messi dengan para penggemarnya.
Editor: Aspian Nur