Walter sebelumnya sudah mencapai kesepakatan pada Juni 2025 lalu dengan keluarga Jerry Buss, pemilik Lakers sejak 1979, untuk mengakuisisi saham mayoritas waralaba tersebut senilai $10 Miliar. Tidak ada waralaba NBA lain yang bertahan begitu lama tanpa berganti pemilik. Namun, penjualan tim NBA membutuhkan persetujuan dari komisaris liga dan Dewan Gubernur hingga akhirnya terealisasi kemarin.
Liga menambahkan keluarga Buss akan tetap memiliki kepentingan yang berkelanjutan dan Jeannie Buss akan tetap menjadi gubernur tim setidaknya selama lima tahun setelah transaksi selesai.
"Meskipun transaksi bersejarah ini mengalihkan kepemilikan mayoritas Lakers dari keluarga Buss, saya sangat senang Jeanie akan tetap menjadi gubernur tim dan anggota liga kami yang aktif dan terlibat," tambah Silver.
Mark Walter sendiri adalah CEO dan ketua perusahaan investasi TWG Global dan memiliki saham di beberapa tim olahraga, termasuk Los Angeles Dodgers dari MLB, Los Angeles Sparks dari WNBA dan tim Formula 1 Cadillac, yang memulai debutnya pada tahun 2026 mendatang.
Ia juga memiliki saham di Chelsea dan PWHL, liga hoki es wanita di Amerika Serikat. Sejak 2021, Walter menguasai 21 persen saham Lakers dan memiliki hak penolakan pertama atas setiap tawaran penjualan waralaba. Menurut majalah Forbes, kekayaan pribadi Walters mencapai $5,3 Miliar, setara dengan Rp83 Triliun.
Ia juga memiliki saham di Chelsea di Liga Premier dan Racing Strasbourg di Prancis, tim yang merupakan bagian dari jaringan bisnis yang sama dimana antara lain Magic Johnson berpartisipasi , tepatnya ikon tim Los Angeles.
Jerry Buss membeli Lakers pada tahun 1979 seharga $67,5 Juta, setara dengan Rp1,2 Miliar, dalam sebuah paket yang mencakup Los Angeles Kings dari NHL dan arena lama mereka, Los Angeles Forum. Pada tahun 2013 setelah kematian sang kepala keluarga, waralaba tersebut diwariskan kepada anak-anaknya dengan Jeanie Buss mengambil alih.
Lakers telah memenangkan 11 dari 17 kejuaraan NBA mereka dibawah keluarga Buss, menjadikan mereka waralaba tersukses selama periode tersebut. Bintang mereka saat ini adalah LeBron James dan Luka Doncic . Waralaba tersebut memulai musim dengan rekor tiga kemenangan dan dua kekalahan.
Penjualan Lakers merupakan bagian dari tren global valuasi waralaba olahraga yang semakin cepat. NBA adalah rumah bagi empat dari tujuh tim paling berharga di dunia.
Boston Celtics , yang juga terjual tahun ini dengan harga lebih dari $6 Miliar, setara dengan Rp99,5 Triliun, menempati peringkat kedua dalam penjualan terbaru. Washington Commanders dari NFL berada di peringkat ketiga dengan estimasi nilai $6,05 Miliar, hampir mencapari Rp100 Triliun. Chelsea dari Liga Premier berada di peringkat keempat, dengan valuasi $5,1 Miliar, sebanding dengan Rp82 Triliun.
Editor: Aspian Nur