Usulan pergantian nama tersebut disampaikan dalam rapat umum tahunan dan didukung oleh mayoritas besar dari 213 asosiasi anggota nasional yang berlangsung Jumat (17/10/2025) kemarin. Karena itu mulai 1 Januari 2026, ITF akan diakui sebagai WT.
"Nama baru ini dipilih setelah serangkaian wawancara dengan para pemangku kepentingan olahraga. Wawancara ini menegaskan perlunya nama yang lebih efektif mencerminkan skala dan relevansi organisasi terhadap ekosistem ," demikian diumumkan badan pengatur tenis dunia tersebut melansir dari laman apnews.com Sabtu (18/10/2025) hari ini.
Presiden ITF David Haggerty menyatakan kepuasannya atas diterimanya inisiatif ini. "Setelah lebih dari 110 tahun sejarah yang membanggakan sebagai ITF, saya sungguh antusias dengan masa depan kami sebagai Tenis Dunia dan akan terus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan di seluruh dunia. World Tennis lebih mencerminkan siapa kita saat ini," tegas David.
“Nama baru ini muncul dari evolusi bertahap merek organisasi itu sendiri, yang telah berkembang dalam beberapa tahun terakhir seiring pertumbuhan sub-merek seperti World Tennis Tour dan World Tennis Number dan juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang yang berupaya menghasilkan keterlibatan, pengakuan dan investasi yang lebih besar di semua bidang tenis, mulai dari partisipasi akar rumput hingga kompetisi elite,” demikian pengumuman ITF.
Ini bukan pertama kalinya asosiasi atau federasi internasional itu mengubah namanya. Didirikan di Paris pada tahun 1913 sebagai Lawn Tennis Federation atau Federasi Tenis Lapangan Internasional, organisasi ini memutuskan untuk mempersingkat namanya menjadi ITF pada tahun 1977 .
Editor: Aspian Nur