Dengan keunggulan tersebut, Marquez berpeluang besar memastikan gelar juara dunia ketujuhnya di kelas utama pada balapan utama, Minggu (28/9/2025) hari ini.
Secara hitungan poin yang dilansir dari Antaranews, Marquez hanya perlu memastikan agar tak kehilangan lebih dari enam poin dari Alex untuk mengunci gelar.
Artinya, jika Marquez berhasil finis di posisi pertama atau kedua dalam race utama, gelar juara sudah pasti menjadi miliknya, terlepas dari hasil yang diraih Alex. Bahkan, finis di posisi ketiga pun cukup, asalkan Alex tidak memenangi balapan.
Ada pula berbagai skenario lain yang masih berpihak pada Marquez. Misalnya, andai ia finis di posisi keempat hingga keenam, ia tetap bisa juara jika Alex tidak finis lebih baik dari urutan ketiga.
Jika Marquez finis ketujuh sampai kesembilan, Alex tidak boleh finis di atas posisi keempat agar kans juara tetap terbuka.
Bahkan jika Marquez menyudahi balapan di posisi ke-10 atau ke-11, gelar juara tetap bisa diraih selama Alex gagal menembus lima besar. Skenario serupa berlaku hingga posisi ke-15, dengan syarat performa Alex tak cukup bagus untuk menutup jarak poin.
Skenario paling ekstrem, Marquez gagal mencetak poin sama sekali. Namun, jika Alex hanya mampu finis di peringkat ke-10 atau lebih rendah, maka gelar dunia tetap akan jatuh ke tangan pembalap bernomor 93 itu.
Balapan utama MotoGP Jepang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, pukul 13.00 WITA. Jika hasil berpihak padanya, ini bisa menjadi puncak dari kebangkitan luar biasa Marquez dalam dunia balap motor setelah beberapa musim penuh tantangan. (*)
Editor: Erwin