Namun saat ini kabar terbaru yang melibatkan sebuah media Portugal memicu skandal besar. Majalah Portugal, TV Guía, memuat sebuah foto di sampul edisi minggu ini yang memicu kemarahan gelandang berusia 28 tahun tersebut.
Disampul majalah itu tertulis "Rúben Neves dan Rute. Bersatu setelah kematian. Bagaimana janda Diogo Jota bersandar pada sahabatnya", artikel tersebut menampilkan foto yang menunjukkan mantan pemain Wolverhampton tersebut dan pasangan Jota tampak dekat.
Neves pun segera turun tangan untuk mengkritik keputusan redaksi tersebut karena tak ingin ada persepsi yang tak diinginkan. “Selamat siang. Saya selalu percaya pada kebaikan dalam diri orang lain. Saya sudah pernah diperingatkan sebelumnya, saya pernah salah dan saya tidak pernah mendoakan orang lain. Orang yang memasang foto ini di sampul majalah tidak pantas bahagia, sama seperti pilihan fotonya yang buruk,” tulis Neves di media sosial Instagram Jumat (12/9/2025) hari ini.
“Saya dan istri saya, Débora Lourenço, telah bersama selama lebih dari 11 tahun, Bahagia dengan keluarga yang membuat saya bangga dan selama 11 tahun kami tidak pernah terlibat dalam kontroversi apa pun. Kami telah melakukan yang terbaik untuk membantu Rute dan keluarganya sebaik mungkin,” ungkap Neves lagi.
"Pilihan foto ini sama disayangkannya dengan orang yang memilihnya dan orang yang mengunggahnya. Saya menghormati setiap orang punya pekerjaannya masing-masing. Saya menghormati setiap orang ingin melakukan yang terbaik, tetapi saya tidak menghormati mereka yang tidak menghormati orang lain. Sekali lagi, saya katakan saya bangga dengan perempuan yang saya miliki, keluarga yang saya miliki. Kami bangga pada Rute, atas kekuatan yang telah ia tunjukkan. Kami di sini untuk apa pun yang diperlukan, ia tahu itu. Terima kasih," tulis Neves lagi dalam sebuah komentar yang mendapatkan lebih dari 2.800 suka dan mendapatkan dukungan dari para penggemar.
Dalam postingan tersebut, majalah tersebut mengulas topik-topik paling penting yang dibahas dalam edisi minggu ini. "Ruben Neves telah menjadi pendukung yang luar biasa bagi Rute Cardoso sejak kematian Diogo Jota: sahabat yang tak pernah mengecewakannya dan yang telah menjadi lebih dari sekadar keluarga," tulis mereka.
Adik Cristiano Ronaldo pun turut membantah: "Ketika mereka memberi tahu saya, saya tidak percaya sampai saya melihatnya sendiri. Saya malu, malu melihat, malu menyaksikan dan malu bagi negara kita, betapa mengerikannya," tulis Katia Aveiro dalam postingan tersebut yang menegaskan bantahan atas rumor yang beredar dan mengecam media yang mempublikasikan foto dan berita tersebut.
Skandal itu menyebar ke seluruh dunia dan berbagai media menyuarakan kemarahan kepada media tersebut. "Ruben Neves mengkritik majalah itu dengan keras setelah mempertanyakan hubungannya dengan janda Diogo Jota," demikian judul berita The Mirror di Inggris. "Sahabat Diogo Jota, Ruben Neves, dengan tegas membantah adanya hubungan romantis dengan janda bintang Liverpool yang tragis itu, setelah sebuah sampul majalah yang tidak sesuai konteks menampilkan mereka 'berciuman'," jelas Daily Mirror Inggris .
Di antara artikel-artikel yang diterbitkan di TV Guía tentang Rúben Neves dalam beberapa jam terakhir, mereka menyoroti semua yang dilakukan pesepakbola itu untuk menghormati kenangan Diogo Jota di tim nasional dan bersama Rute Cardoso yang berstatus janda.
Mereka menyoroti gestur-gesturnya di lapangan, seperti mengenakan jersey sahabatnya, tetapi juga gestur-gestur yang ia lakukan dengan jersey tersebut: "Ia telah menjadi semacam anak bagi orangtua sahabatnya, Joaquim dan Isabel dan pendukung vital bagi Rute Cardoso. Ia mendampingi jandanya dalam sebuah acara penghormatan di Inggris dan juga pada peresmian patung FPF dengan mengenakan jersey Jota di Cidade do Futebol. Dan ia akan tetap di sini; lagipula, jalan masih panjang, dan Rúben Neves ingin membawa nama baik pendamping hidupnya lebih jauh lagi," tulis berita tersebut.
Neves menjalin persahabatan yang telah lama terjalin dengan Jota. Mereka bermain bersama di Porto pada musim 2016/17, kemudian pindah ke Wolverhampton, tempat sang striker bertahan selama tiga musim sebelum bergabung dengan Liverpool.
Rúben tetap di Wolves hingga ia memutuskan untuk memulai babak baru dalam karier sepak bola Arabnya pada tahun 2023. Setelah berita kematian sahabatnya tersebar , Neves harus turun ke lapangan beberapa jam kemudian untuk bermain bagi Al-Hilal di Piala Dunia Antarklub.
Foto gelandang sekaligus pemain Portugal, Joao Cancelo, yang menangis saat mengheningkan cipta, tersebar ke seluruh dunia. Segera setelah pertandingan melawan Fluminense dari Brasil berakhir, Neves langsung terbang ke Portugal untuk menghadiri acara perpisahan terakhir sahabatnya .
Editor: Aspian Nur