Dikenal sebagai pecinta sepakbola, Paus Fransiskus merupakan pendukung seumur hidup tim local dari Buenos Aires Argentina, San Lorenzo, yang bermain di divisi utama negara tersebut.
“Dia selalu menjadi bagian dari kami. Cuervo (Paus Fransiskus) sebagai seorang anak dan sebagai seorang pria, Cuervo sebagai seorang imam dan Kardinal,” tulis klub di X melansir dari laman dailymail.co.uk Selasa (22/4/2025) pagi ini.
Mendiang Paus merupakan seorang penggemar berat sepak bola semasa hidupnya dan memiliki banyak interaksi dengan para bintang terkenal dan pemain legendaris dunia.
Paus mengenang Maradona dalam doa-doanya setelah kematian kapten Argentina itu tahun 2020 dan menyebutnya sebagai pujangga sepak bola setelah kariernya yang luar biasa yang membawanya membawa Tim Tango ke kejayaan Piala Dunia pada 1986.
Sementara itu pada tahun 2013, Lionel Messi dan Paus saling bertukar hadiah sebelum Messi memimpin Argentina ke final Piala Dunia pada tahun berikutnya.
Dia juga menyapa Pep Guardiola dalam sebuah pertemuan pribadi dengan tim Bayern Munich pada tahun 2014 dan para pemain tim nasional Jerman termasuk Thomas Muller, mengunjunginya pada tahun 2016 dua tahun setelah memenangkan Piala Dunia.
Setelah pengumuman meninggalnya Paus Fransiskus, lonceng berdentang di menara gereja di seluruh Roma. Kematiannya dibacakan oleh Kardinal Kevin Farrel, juru bicara Vatikan, dari kapel Domus Santa Marta, tempat tinggal Paus Fransiskus.
"Pada pukul 7.35 pagi ini, Uskup Roma, Fransiskus, kembali ke rumah Bapa. Seluruh hidupnya didedikasikan untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya,” kata Farrel.
"Dia mengajarkan kita untuk menghayati nilai-nilai Injil dengan kesetiaan, keberanian, dan kasih universal, terutama bagi mereka yang paling miskin dan terpinggirkan. Dengan rasa syukur yang luar biasa atas teladannya sebagai murid sejati Tuhan Yesus, kami mempersembahkan jiwa Paus Fransiskus kepada cinta kasih Allah yang tak terbatas dan penuh belas kasihan,” sebut Farrel lagi dalam pengumumannya itu.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis tak lama setelah kematian Paus, Lega Nazionale Professionisti Serie A mengumumkan pertandingan yang dijadwalkan di semua kompetisi ditunda hingga tanggal yang akan ditentukan kemudian.
Seharusnya ada empat pertandingan Serie A digelar dini hari tadi, dimulai dengan Torino versus Udinese, setelah itu Cagliari versus Fiorentina, Genoa versus Lazio dan Parma versus Juventus sebagai penutup.
Semua pertandingan telah dijadwalkan ulang Rabu (23/4/2025) besok dengan leg kedua semifinal Coppa Italia antara Inter Milan dan AC Milan tetap dimulai pukul 19.00 waktu setempat seperti yang dijadwalkan sebelumnya.
Komite Olimpiade nasional Italia (CONI) sudah menyerukan agar semua pertandingan olahraga yang dijadwalkan pada hari kematian Paus untuk ditunda.
“Presiden CONI, Giovanni Malago, mengundang Federasi Olahraga Nasional, Disiplin Olahraga Terkait dan Badan Promosi Olahraga untuk menangguhkan semua kegiatan olahraga yang dijadwalkan,” demikian sebuah pernyataan.
“Dan untuk mengheningkan cipta selama satu menit di acara-acara kompetitif yang dijadwalkan di Italia selama sepekan untuk berkabung atas kematian Bapa Suci Fransiskus dan menghormati kenangannya,” tulis mereka lagi.
Editor: Aspian Nur