Ronaldo sempat menyapa pelukis Iran Fatima Hamimi dengan sebuah pelukan dan ciuman, namun dengan melakukan hal tersebut Ronaldo dianggap melanggar hukum Iran, karena menyentuh wanita yang sudah menikah dianggap berzina. Namun seorang juru bicara di kedutaan besar Iran telah menepis klaim Ronaldo akan menghadapi hukuman cambuk - meskipun dia juga absen dalam perjalanan timnya ke Persepolis pada bulan Februari 2025 lalu.
"Kami membantah keras adanya keputusan pengadilan terhadap atlet internasional manapun di Iran," ujar sang juru bicara kepada talkSPORT.
“Pertemuannya yang tulus dan manusiawi dengan Fatima Hamami juga dipuji dan dikagumi oleh masyarakat dan otoritas olahraga negara tersebut,” paparnya.
The Saudi Gazette melaporkan Ronaldo sebenarnya absen dalam perjalanan tersebut karena kelelahan otot. Pemain berusia 40 tahun itu sudah memainkan 30 pertandingan di semua kompetisi musim ini, mencetak 25 gol dan menciptakan empat gol lainnya.
Pada tahun 2023 jaringan berita Iran Sharq Emroz, seperti dikutip dari Mundo Deportivo, mengklaim sejumlah besar pengacara di Iran mengajukan keluhan atas interaksi Ronaldo dengan pelukis Hamima.
Hamima, yang melukis dengan kakinya, telah membuat banyak potret Ronaldo dan tersenyum saat dia memeluknya pada pertemuan mereka 18 bulan lalu.
Ronaldo mencium pipinya dan memberinya kaus yang telah ditandatangani, sementara ia juga berpose untuk sebuah foto dimana ia memeluknya. Saat itu dilaporkan Ronaldo akan ditangkap jika dia memasuki Iran lagi.
Namun Hamima mengatakan pada tahun 2023: “Pengacara yang menganggur membuat tuduhan terhadapnya tanpa izin dari saya atau keluarga saya,” tegasnya.
“Di Iran, dia dianggap melakukan kejahatan karena memeluk saya, sementara kami tidak pernah memiliki keluhan apa pun. Saya sangat berterima kasih kepada Ronaldo atas cinta dan kasih sayangnya kepada saya. Saya berharap yang terbaik terjadi padanya dalam kehidupan dan sepak bola,” ucap Hamima lagi.
“Tidak ada yang memberitahunya tentang hukum di Iran dan dia juga tidak mengetahuinya, tetapi pelukan Ronaldo adalah untuk cinta dan persaudaraan dan dia tidak memiliki niat buruk. Saya dan keluarga saya tidak memiliki keluhan tentang masalah ini, kami hanya ingin menyangkal tuduhan-tuduhan yang ditujukan kepada Cristiano,” ungkapnya.
Editor: Aspian Nur