Pertandingan melawan petenis Jerman itu terhenti pada set pertama dengan skor 7-6 (7-5) yang mana petenis Serbia berusia 37 tahun itu harus menggunakan perban pada kaki kirinya setelah mengalami cedera saat menang di perempat final dua hari lalu menghadapi petenis Spanyol Carlos Alcaraz.
“Saya melakukan semua yang bisa saya lakukan untuk mengatasi robekan otot yang saya alami,” kata Djokovic, yang juga mengincar rekor sepanjang masa dengan 25 gelar juara.
“Menjelang akhir set pertama saya mulai merasa semakin kesakitan. Itu terlalu berat untuk saya tangani saat ini,” ungkapnya.
Setelah melesakkan pukulan voli ke gawang pada set point, Djokovic yang merupakan unggulan ketujuh langsung menghampiri Zverev dan menjabat tangannya setelah 80 menit pertandingan.
Ia melambaikan tangan kepada para penonton dan mengacungkan dua jempolnya, meskipun terdengar cemoohan dari beberapa bagian di dalam Rod Laver Arena.
“Saya tahu bahkan jika saya memenangkan set pertama, itu akan menjadi perjuangan berat bagi saya untuk tetap bugar secara fisik agar bisa bertahan dalam reli selama dua, tiga, empat jam,” tambah Djokovic. “Saya rasa saya tidak memiliki hal itu hari ini,” ucapnya lagi.
Sementara Zverev yang merupakan unggulan kedua masih berupaya meraih gelar Grand Slam pertamanya setelah dua kali kalah di final besar.
Di final Australia Terbuka pertamanya nanti Zverev akan menghadapi unggulan teratas asal Italia, Jannik Sinner atau petenis Amerika Serikat, Ben Shelton.
Sejak Djokovic melakukan pukulan drop-shot di akhir set pertama melawan Alcaraz dan langsung meringis sudah ada pertanyaan mengenai kebugarannya.
Djokovic, seperti yang sudah sering ia lakukan dalam karirnya yang gemilang, entah bagaimana berhasil mengatasi cederanya dan meraih kemenangan luar biasa atas petenis berusia 21 tahun itu. Namun, masih ada keraguan mengenai kesiapannya untuk menghadapi Zverev.
Djokovic tidak berlatih di Melbourne Park sejak kemenangannya atas Alcaraz, menghabiskan satu jam untuk melakukan pemanasan di lapangan sesaat sebelum pertandingan semifinal.
“Hal pertama yang ingin saya katakan adalah, tolong teman-teman, jangan mencemooh ketika seorang pemain cedera,” kata Zverev, berbicara kepada penonton dalam wawancara di lapangan.
“Saya tahu semua orang telah membayar tiket dan ingin menyaksikan pertandingan lima set, namun Anda harus memahami Novak Djokovic adalah seseorang yang telah memberikan segalanya untuk tenis. Dia telah memenangkan gelar ini dengan cedera perut, dia telah memenangkan gelar ini dengan cedera hamstring. Jika dia tidak dapat melanjutkan pertandingan ini, itu berarti dia benar-benar tidak dapat melanjutkannya,” tegas Zverev membela rivalnya itu.
Editor: Aspian Nur