"Saya tidak percaya apa yang terjadi dengan medali Olimpiade Paris 2024. Ketika saya memenangkan medali di Paris 2024, saya tidak pernah membayangkan harus mencari di internet bagaimana cara merawatnya dan tak ada. Yang terjadi, medali Olimpiade sebagai simbol usaha, dedikasi dan impian yang terwujud itu semakin rusak," tulis Reyes Pla melansir dari Marca.com Selasa (7/1/2025) pagi ini.
"Keterlaluan? Tentu. Mengejutkan? Tidak sama sekali. Kami sebagai atlet sudah terbiasa menghadapi tantangan di atas ring, namun tidak pernah menyangka tantangan sebenarnya akan datang setelah kemenangan," ungkapnya.
Diketahui medali perunggu yang diperoleh Reyes Pla rusak hanya dalam beberapa hari setelah mendapatkannya padahal panitia penyelenggara Paris 2024 mengumumkan kalau medali tersebut akan menjadi medali unik .
Masing-masing medali tak hanya perunggu tapi juga emas dan perak, dihiasi ditengahnya dengan potongan besi asli dari Menara Eiffel. Tapi barang yang seharusnya menjadi "permata" itu dari waktu ke waktu kualitasnya semakin memburuk. Bukan karena kualitas logamnya yang memburuk selama berbulan-bulan namun beberapa hari setelah memenangkannya.
Medali perunggu tersebut memiliki diameter 85 milimeter, tebal 9,2 mm dan berat 455 gram serta terbuat dari paduan tembaga, timah dan seng.
Beberapa atlet melaporkan kondisi buruk medali mereka secara online. Sepekan setelah pemain skateboard Amerika Nyjah Huston meraih perunggu Olimpiade dia menceritakan kisahnya.
"Medali Olimpiade ini tampak bagus ketika masih baru, tetapi setelah membiarkannya menempel di kulit hanya sebentar dengan sedikit keringat dan membiarkan teman-teman saya memakainya selama akhir pekan bentuknya langsung berubah jadi buruk,” kata Huston.
Juara Olimpiade lari estafet campuran dan perunggu lari 20 kilometer Álvaro Martín juga berbicara pada saat itu tentang buruknya kondisi medali perunggu
"Terkelupas dan sepertinya menggerogoti warnanya . Saya punya itu disimpan di dalam kotak yang mereka berikan kepada kami sehingga sesedikit mungkin rusak karena udara atau oksigen . Saya tidak tahu mengapa hal itu tidak terjadi pada yang emas, yang itu baik- baik saja,” papar Martin.
Menghadapi berbagai kritik, Paris 2024 mengumumkan akan mengganti medali perunggu yang sudah rusak namun tampaknya belum dilakukan atau setidaknya belum semuanya.
Editor: Aspian Nur