Namun diketahui kontraknya memiliki klausul pemutusan kontrak setelah satu tahun, yang telah dipilih oleh pria asal London, Inggris. Hamilton mengatakan sangat bangga dengan kesuksesan yang telah ia raih dalam 11 tahun bersama Mercedes "Mercedes telah menjadi bagian dari hidup saya sejak saya berusia 13 tahun. Ini adalah tempat di mana saya tumbuh dewasa, jadi membuat keputusan untuk pergi adalah salah satu keputusan tersulit yang pernah saya buat,” kata juara dunia tujuh kali ini.
"Namun ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mengambil langkah ini dan saya bersemangat untuk menghadapi tantangan baru," imbuhnya.
Perpindahan Hamilton ke tim Italia adalah salah satu transfer pembalap terbesar yang pernah terjadi di Formula 1 - jika bukan yang terbesar.
Dia akan menjadi rekan Charles Leclerc pada tahun 2025, meninggalkan pembalap Spanyol Carlos Sainz yang akan menjalani tahun terakhirnya sebagai pembalap Ferrari.
Hamilton bergabung dengan Mercedes dari McLaren pada musim 2013 atau 11 tahun lalu dan meraih enam dari tujuh gelar juara bersama tim tersebut.
Hamilton juga memenangkan 82 dari 103 balapan yang ia ikuti bersama tim Silver Arrows. Kepala tim Toto Wolff mengatakan bahwa pasangan Mercedes dan Hamilton telah menjadi yang paling sukses yang pernah ada. "Dan itu adalah sesuatu yang dapat kami kenang dengan bangga," kata Wolff.
"Saya akan selamanya berterima kasih atas dukungan luar biasa dari keluarga Mercedes saya, terutama Toto atas persahabatan dan kepemimpinannya dan saya ingin menyelesaikannya dengan baik,” ucap Hamilton lagi.
"Saya berkomitmen 100 persen untuk memberikan performa terbaik yang saya bisa musim ini dan menjadikan tahun terakhir saya bersama Silver Arrows sebagai tahun yang tak terlupakan," sebutnya.
Sainz mengonfirmasi melalui X, yang sebelumnya adalah Twitter ia akan meninggalkan Ferrari pada akhir musim ini.
"Kami masih memiliki musim yang panjang di depan kami, dan, seperti biasa, saya akan memberikan yang terbaik untuk tim dan Tifosi di seluruh dunia," tulis Sainz.
Pembalap berusia 29 tahun itu mengatakan berita tentang masa depannya akan diumumkan pada waktunya.
Laju Hamilton bersama Mercedes terhenti dalam beberapa musim terakhir, dengan tim tidak mampu menyediakan mobil yang dapat menantang kekuatan Max Verstappen dan Red Bull. Kemenangan terakhirnya adalah di Grand Prix Arab Saudi pada 2021 dan setahun kemudian ia finis di urutan keenam di kejuaraan - dua tempat lebih rendah dari rekan setimnya yang baru, George Russell.
Hamilton mengakhiri musim 2023 dengan berada di peringkat ketiga dalam klasemen, namun ia tertinggal 341 poin dari Verstappen yang berada di peringkat pertama, yang meraih gelar juara pembalap ketiganya secara beruntun.
Editor: Aspian Nur