Gianni yang berada di New York, Amerika Serikat, tidak bisa hadir dalam acara ini dan meminta maaf kepada semuanya. “Saat ini saya tidak bisa hadir di sana secara langsung bersama Anda semua karena sedang berada di New York dengan PBB saat ini,” katanya.
Orang nomor satu di FIFA itu juga menegaskan kalau pembangunan pemusatan latihan tim nasional akan memberikan dampak untuk kemajuan sepakbola di Indonesia dan di Asia Tenggara.
“Saya mengucapkan selamat kepada Anda semua. Terima kasih Presiden Joko Widodo, terima kasih Indonesia. Apa yang Anda lakukan sangat fantastis, tempat pemusatan latihan itu akan memberikan dampak yang besar bagi sepakbola di negara Anda dan juga tentu Asia Tenggara,” papar Gianni.
FIFA telah memberikan bantuan senilai Rp85,6 miliar untuk pembangunan TC fase pertama, yakni untuk dua lapangan, tempat penginapan untuk para pemain, pelatih, juga ruang ganti. National Training Center ini dibangun di lahan seluas 34,5 hektar. National Training Center yang terintegrasi dengan pembangunan IKN ini dilengkapi delapan lapangan dan fasilitas pendukung lainnya. “Saya menanti kesempatan untuk bisa berkunjung ke Indonesia secepatnya karena akan menjadi tuan rumah ajang FIFA U-17 World Cup Indonesia. Tentu saya akan hadir disana dalam acara pembukaan dan penutupan sekaligus untuk menghabiskan waktu bersama Anda semua. Saya juga akan mengunjungi tempat pemusatan latihan yang hebat itu,” tegasnya.
Gianni menambahkan semoga bisa bertemu dan membahas hal-hal baik di Indonesia. “Sekali lagi terima kasih. Saya tidak sabar untuk melakukan hal-hal yang baik di Indonesia dengan Anda semua, terima kasih, sampai jumpa,” tutupnya.
Editor: Aspian Nur