Para ofisial akan mengumumkan keputusan VAR melalui mikrofon kepada penonton di stadion yang akan didengar juga olah penonton di rumah dan ini merupakan pertama kalinya dilakukan di turnamen internasional senior FIFA.
Pierluigi Collina, Ketua Komite Wasit FIFA mengakui mungkin ada kesalahan saat para ofisial VAR berbicara dihadapan para penonton di stadion.
Menurut pria asal Italia yang sangat populer sebagai wasit paling tegas di dunia itu, FIFA sedang berusaha untuk mengurangi tekanan pada wasit sebelum turnamen.
Selama ini disebutnya percakapan antara wasit di lapangan dan ofisial yang mengawasi VAR tidak akan disiarkan karena sering kali terjadi dalam bahasa kedua para wasit, dan hanya keputusan akhir yang akan diumumkan.
"Kami tidak ingin memberikan tekanan kepada mereka [wasit], jadi kami meminta mereka untuk bersikap alami, mengatakan apa yang terdengar alami dan tidak terlalu fokus untuk mengikuti skrip," sebut Collina.
Pria berusia 63 tahun yang memimpin final Piala Dunia Putra 2002 itu mengatakan, kesalahan masih terjadi dalam pengumuman wasit di sepak bola Amerika, dimana hal itu telah menjadi hal yang biasa selama 50 tahun dan karenanya FIFA bersiap untuk mengimplementasikan “hal yang tidak sempurna” itu di Australia dan Selandia Baru.
"NFL (sepakbola Amerika) telah membuat pengumuman tentang keputusan wasit selama 50 tahun dan wasit yang sangat berpengalaman membuat pengumuman yang lucu dengan kesalahan. Berbicara melalui mikrofon di depan 50, 60, 70.000 orang tidaklah mudah,” kata Collina dilansir dari bbc.com Rabu (19/7/2023) hari ini. "Menjadi wasit tidaklah mudah dan hal ini akan menambah tekanan ekstra. Namun kami yakin ini akan berjalan dengan baik," imbuhnya.
Uji coba diskusi VAR dapat didengar oleh penonton dan pemirsa televisi di liga domestik, seperti A-League Australia, telah melihat percakapan lengkap antara wasit yang disiarkan dan bukan hanya keputusan akhir.
Collina menegaskan hal ini tidak akan terjadi di Piala Dunia setelah diskusi antara FIFA dan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) dan mengatakan pengumuman akan selalu dalam bahasa Inggris.
"Saya tidak tahu apakah anda berbicara bahasa Spanyol atau Yunani atau apa pun - jika saya mengundang Anda untuk mengatakan sesuatu dalam bahasa yang berbeda dengan bahasa ibu Anda, itu akan memberi tekanan ekstra pada Anda," tegasnya.
Kari Seitz, kepala perwasitan FIFA untuk sepak bola wanita, yang telah memimpin persiapan untuk Piala Dunia 2023 mengatakan sebuah turnamen diselenggarakan agar para ofisial dapat berlatih dibawah skenario pertandingan penuh.
"Kami menciptakan sebuah turnamen khusus untuk para ofisial pertandingan agar dapat merasakan tempo pertandingan. Kami mengadakan sesuatu yang disebut Referee's Cup untuk mempersiapkan para ofisial pertandingan. Itu sangat komprehensif," sebut Seitz.
Mengenai pengumuman di dalam lapangan, Seitz mengatakan mereka sudah meminta untuk mengkomunikasikan hal-hal ini - keputusan akhir (misalnya, tendangan penalti, offside), alasan dari pelanggaran tersebut, siapa yang melakukan pelanggaran dan kemudian jika mereka dapat menambahkan deskripsi lainnya.
"Kami tahu ini adalah pertama kalinya mereka berlatih dan mereka belajar dengan sangat cepat, namun yang terpenting bagi kami adalah keputusan di lapangan. Jika kami bisa memasukkan semua itu ke dalam pengumuman, bagus. Tetapi prioritas kami adalah membuat keputusan yang tepat. Jika kami dapat menjelaskan keempat hal tersebut, itu adalah nilai tambah,” jelas Seizt.
"Saya yakin kami bisa mendapatkan 80 sampai 90 persen dari hal tersebut. Tujuan kami adalah untuk memastikan para penonton di tribun memiliki pemahaman yang lebih baik tentang apa yang terjadi di lapangan," ucapnya lagi
Collina meyakini implementasi VAR akan lebih baik daripada Piala Dunia 2019 di Prancis, yang menyaksikan beberapa insiden terkenal, termasuk dalam kemenangan Inggris di babak 16 besar atas Kamerun, di mana tim Afrika itu sempat menolak untuk melanjutkan pertandingan setelah keputusan VAR yang kontroversial.
Dia menekankan keselamatan pemain adalah yang terpenting setelah pertandingan persahabatan antara Republik Irlandia dan Kolombia dibatalkan, dengan para pemain Irlandia tidak senang dengan aksi kasar dalam permainan.
Collina juga mengatakan para ofisial akan didorong untuk bersikap tegas dalam menambahkan waktu tambahan untuk penghentian pertandingan, setelah pertandingan di Qatar 2022 diperpanjang rata-rata 11 menit, dalam upaya untuk mencegah pemborosan waktu.
Piala Dunia yang berlangsung besok diawali dengan tuan rumah Selandia Baru menghadapi Norwegia di Eden Park, Auckland sebagai membuka turnamen dilanjutkan Australia menghadapi Republik Irlandia di Stadium Australia, Sydney.
Bagaimana Proses VAR Bekerja?
- Satu dari momen atau kejadian di lapangan dikirim ke VAR untuk ditinjau: kesalahan identitas, potensi kartu merah, potensi pelanggaran di area penalti, dan gol yang dicetak.
- Setiap insiden diperiksa oleh tiga ofisial - VAR, asisten VAR dan ofisial keempat.
- Tayangan ulang akan ditampilkan di layar di stadion dan disiarkan di TV.
- Setelah keputusan dibuat, wasit di lapangan akan membuat pengumuman di stadion yang juga akan disiarkan ke pemirsa TV.
- Pengumuman tersebut dapat mencakup semua atau beberapa elemen berikut - keputusan akhir, alasan keputusan tersebut dibuat, pemain mana yang melakukan pelanggaran dan terkadang beberapa deskripsi tambahan tentang pelanggaran tersebut.
- Sebagai contoh, wasit dapat mengatakan: "Tendangan penalti telah diberikan karena pemain nomor dua melakukan kontak dengan pemain nomor sembilan di dalam kotak penalty".
Editor: Aspian Nur