Mengecewakan untuk Indonesia tentu saja, karena opening ceremony yang digadang jadi bagian dari sejarah sebuah negara penyelenggara pesta olahraga multieven tingkat Asia Tenggara itu disiarkan langsung di berbagai televisi nasional dan diliput banyak media.
Sesaat setelah insiden itu terjadi, video terbaliknya bendera Indonesia itu langsung viral. Mengetahui hal itu, tuan rumah melalui rilis di laman SEA Games mereka langsung menyatakan permintaan maaf.
"Kamboja sudah meminta maaf secara langsung kepada kami dan bertindak cepat sehingga kejadian tersebut tidak terulang," jelas Sekjen National Olympic Commitee (NOC) Indonesia Harry Warganegara dalam rilis di laman resmi Komite Olahraga Indonesia (KOI) malam tadi.
NOC Indonesia tetap mengirimkan keberatan secara resmi melalui surat bernomor 5.5.2/NOC-INA/SET/2023 tertanggal 5 Mei yang ditandatangani Harry Warganegara kepada Sekretaris Jenderal NOC Kamboja dan CEO CAMSOC Vath Chamroeun. “NOC Indonesia secara resmi menyampaikan keberatan kepada CAMSOC yang salah memasang bendera Indonesia dengan benar sebelum dimulainya Opening Ceremony 32th SEA Games 2023 di Stadion Morodok Techno National Stadium, Phnom Phen,” kata Harry lagi.
“Penempatan bendera kami yang terbalik tidak dapat diterima karena kami telah memberi tahu CAMSOC berkaitan dengan pemasangan bendera Indonesia yang telah disetujui sebelumnya. Kami berharap ada perbaikan yang dilakukan di kegiatan selanjutnya,” tegas Harry.
Editor: Aspian Nur