Dalam tangkapan kamera, Haaland terlihat memegang ponsel saat berada di belakang kemudi. Foto-foto yang beredar menunjukkan sang striker melihat ke bawah sambil menggenggam ponsel di tangan kirinya dengan tangan kanannya berada di setir.
Pemain tim nasional Norwegia berusaia 22 tahun itu mengemudikan mobil Rolls-Royce Cullinan putih miliknya di jalur dua arah di New Islington, Manchester, dekat dengan Etihad Stadium milik City.
Insiden tersebut terjadi sehari setelah Haaland mengantongi lima gol dalam kemenangan 7-0 di Liga Champions melawan RB Leipzig pada 14 Maret.
"Erling hampir tidak pernah melakukan kesalahan sejak ia pindah ke City. Tapi dia perlu lebih memperhatikan jalan ketika dia mengemudi dan perlu lebih memahami hukum ketika dia mengemudi,” ujar seorang netizen di media sosial yang melihat foto Haaland tersebut.
"Ini adalah kesalahan yang konyol tetapi bisa menjadi kesalahan yang berbahaya baginya dan bagi pengguna jalan lainnya. Hal terakhir yang diinginkan oleh para penggemar City adalah dia mengalami tabrakan yang membuatnya absen dalam sebuah pertandingan," tegasnya dengan rasa kecewa.
Kelompok-kelompok keselamatan jalan raya juga mengkritik Haaland yang bergaji £375.000 per minggu atau setara Rp6,969 Miliar yang telah mengantongi 42 gol dalam 37 pertandingan untuk the Sky Blues.
"Itu adalah kartu merah langsung tanpa alasan. Memegang ponsel saat mengemudi itu berbahaya. Untuk seseorang yang begitu efektif dalam mencetak gol, ini jelas merupakan gol bunuh diri," ungkap netizen lain.
Hukum seputar penggunaan ponsel saat mengemudi di Eropa diperketat pada Maret 2022. "Saya akan melakukan segala cara untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, itulah sebabnya saya mengambil pendekatan tanpa toleransi terhadap mereka yang memutuskan untuk mempertaruhkan nyawa dengan menggunakan ponsel di belakang kemudi," kata Menteri Transportasi Inggris Grant Shapps dilansir dari laman Thesun.co.uk Selasa (28/3/2023) hari ini.
Laporan RAC pada tahun 2020 menemukan sepertiga pengemudi menganggap pengendara lain yang menggunakan ponsel saat mengemudi adalah masalah keselamatan utama mereka. Dan statistik yang diterbitkan tahun lalu mengungkapkan bahwa pada tahun 2020, 17 orang tewas dan 499 lainnya terluka dalam kecelakaan yang disebabkan oleh pengemudi yang menggunakan ponsel.
Kesalahan Haaland terjadi meskipun peraturan mengemudi di negara asalnya Norwegia, melarang pengendara menggunakan ponsel di belakang kemudi.
Editor: Aspian Nur