Bolt yang sudah menyatakan pension masih memegang rekor dunia untuk dua nomor lari tersebut dan membuatnya menjadi manusia tercepat dalam sejarah.
Kantor Paten dan Merek Dagang AS menyebut Bolt sudah mengajukan permohonan merek dagang pada 17 Agustus. "Siluet seorang pria dalam pose khas, dengan satu tangan ditekuk dan menunjuk ke kepala dan lengan lainnya terangkat dan mengarah ke atas sudah dipatenkan," ujar pihak kantor dilansir dari laman bbc.com Rabu (24/8/2022) hari ini.
Bolt bermaksud menggunakan logo itu pada barang-barang termasuk pakaian, perhiasan dan sepatu serta restoran dan bar olahraga.
“Mengingat Bolt sekarang sudah pensiun dari dunia lari, masuk akal jika dia ingin memperluas kerajaan bisnisnya," jelas Josh Gerben, pengacara merek dagang yang berbasis di Washington DC.
"Siluet pose kemenangannya diakui di seluruh dunia. Pendaftaran merek dagang ini akan memungkinkan dia untuk menawarkan sendiri barang-barang yang tercantum dalam aplikasi atau melisensikan hak untuk menggunakan merek dagang kepada pihak ketiga," kata Gerben lagi.
Bolt mengajukan permohonan untuk mendaftarkan merek dagang serupa 12 tahun yang lalu, tetapi sejak itu telah berakhir di bawah hukum AS.
Peraih medali emas Olimpiade delapan kali itu pensiun dari atletik di Kejuaraan Dunia 2017 di London, Inggris.
Dia hanya bisa meraih perunggu di balapan kedua dari belakang - 100m putra - sebelum menarik diri karena cedera saat dia mulai mencapai kecepatan tertinggi di event terakhirnya, estafet 4x100m.
Ketika ditanya apakah dia akan mempertimbangkan kembali ke dunia atletik Bolt tak mengiyakan. "Saya telah melihat terlalu banyak orang pensiun dan kembali hanya untuk memperburuk keadaan atau mempermalukan diri mereka sendiri. Saya tidak akan menjadi salah satu dari orang-orang itu,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur