Keenam pemain itu merupakan rekrutan anyar Tottenham di musim panas ini yaitu Ivan Perisic , Fraser Forster , Yves Bissouma , Richarlison , Clement Lenglet dan Djed Spence.
Sementara satu pemain lagi Destiny Udogie yang baru direkrut seharga £21 juta, setara dengan Rp376 miliar, namun dipinjamkan ke klub Serie A Italia, Udinese, tingginya 6 kaki inci. Dengan usia yang masih 19 tahun, Udogie bisa tumbuh lebih menjulang saat dia kembali ke London Utara dalam waktu satu tahun, jika kesepakatan itu berjalan seperti yang diharapkan.
Kondisi fisik tubuh, baik dalam ukuran dan stamina, dari rekrutan baru-baru ini menarik perhatian mantan pemain dan kapten Tottenham Ledley King .
Disebutkan mantan pemain timnas Inggris berusia 41 tahun itu, dengan postur “raksasa” pemain Tottenham setidaknya sudah membuat mereka unggul bahkan sebelum kick-off dari tim lawan. “Ketika saya melihat tim itu, hal pertama yang mengejutkan saya adalah ukuran mereka. Ini adalah skuat yang sangat mengandalkan fisik, dan itu menggairahkan saya. Ini pasti membuat perbedaan ketika tim itu berdiri diterowongan sebelum pertandingan dan melihat ke sebelah bagaimana besarnya calon lawan yang akan dihadapi,” paparnya.
Conte sudah menyatakan saat tur pra-musim bulan lalu di Korea Selatan kalua timnya musim ini adalah untuk lebih mengintimidasi lawan. “Target saya adalah ketika tim lain akan bermain melawan Tottenham, mereka tidak takut, tetapi sedikit khawatir,” ungkapnya
Tinggi badan jelas bukan segalanya dan mengakhiri segalanya untuk mencapai itu. Conte hanya perlu melihat bagaimana Eden Hazard dan N'Golo Kante yang berukuran kecil menjadi bintang dari kemenangan gelar Liga Premiernya bersama Chelsea pada tahun 2017 untuk bukti sebaliknya.
Sementara Aaron Lennon (5 kaki 5 inci), Steed Malbranque (5 kaki 6 inci) dan Robbie Keane (5 kaki 9 inci) semuanya membantu Spurs memenangkan trofi terakhir mereka dengan memulai final Piala Liga 2008, bersama dengan Ledley King.
Namun Liga Inggris sering digambarkan sebagai liga paling ketat dengan adu fisik di dunia, jadi dengan memiliki pemain besar dan kuat akan sangat membantu.
Memang kemungkinan besar pilihan pertama Spurs musim ini tidak melibatkan pemain yang lebih kecil dari enam kaki.
Conte sudah memastikan pemain seperti Hugo Lloris (6ft2in) di bawah mistar gawang, Cristian Romero (6ft1in), Eric Dier (6ft2in) dan Lenglet (6ft1) membentuk pertahanan tiga orang; Matt Doherty (6 kaki 1 inci), Rodrigo Bentancur (6 kaki 2 inci), Pierre Emile-Hojbjerg (6 kaki 1 inci) dan Ivan Perisic (6 kaki 1 inci) adalah lini tengah, sementara Dejan Kulusevski (6 kaki 1 inci), Harry Kane (6 kaki 2 inci) dan Son Heung-Min (6 kaki) adalah pemain yang jadi starter disetiap laga kalau tidak mengalami cedera.
Para pemain cadangan Spurs juga entah kebetulan atau tidak, semuanya kurang dari enam kaki di Tanguy Ndombele, Gio Lo Celso, Harry Winks dan Sergio Reguilon. Jika Bryan Gil juga dikirim dengan status pinjaman, mungkin ke Valencia, itu hanya akan menyisakan Ben Davies (5 kaki 11 inci), Ryan Sessegnon (5 kaki 10 inci) dan Lucas Moura (5 kaki 8 inci) sebagai karakter skuad yang relatif kecil.
Penandatanganan Bentancur dan Kulusevski pada Januari terbukti sangat penting bagi Spurs untuk lolos ke Liga Champions musim lalu.
Mereka adalah bonus nyata dan tidak membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan Liga Premier.
Hari Minggu (14/8/2022) nanti Tottenham akan melakukan perjalanan ke tim lama Conte, Chelsea, di Stamford Bridge dan bisa jadi kesempatan bagi pria Italia itu menunjukkan seberapa jauh kekuatan mereka dengan pemain “raksasa” yang ada. “Tidak pernah ada waktu saya menjalani musim tanpa percaya kami bisa memenangkan liga jika kami memulai musim dengan benar. Saya yakin mentalitas tim ini akan sama,” tegas Conte.
Editor: Aspian Nur