Klaim baru itu muncul setelah pertukaran Instagram antara korban. Dilansir dari Thesun.co.uk Rabu (6/7/2022) hari ini, si pemain muda itu pertama kali ditangkap Senin (4/7/2022) lalu jam tiga pagi di kediamannya dimana enam mobil polisi mendatanginya saat dia tidur di lantai atas.
Saat ditangkap polisi mengantongi laporan dari seorang wanita yang memberi tahu dirinya diperkosa si pemain saat berlibur di Mediterania dan menunjukkan kepada polisi bukti memar yang diklaim diderita dalam dugaan serangan itu.
Nah, setelah laporan itu, si wanita mengungkapkan kalau ada wanita lain yang menghubunginya dan mengaku mendapat perlakuan yang sama dari pesepakbola tersebut.
"Wanita itu menerima pesan pribadi di Instagram dari korban lainnya. Si wanita kedua mengklaim diperkosa oleh pesepakbola ini tahun 2021. Ketika wanita itu memberikan pernyataannya kepada polisi tentang dugaan serangan liburan bulan lalu, dia juga menunjukkan kepada polisi pesan-pesan yang dia terima,” ujar seorang sumber.
"Polisi menanggapi klaim terpisah dengan sangat serius, dan menangkap kembali pemain sehubungan dengan akun-akun itu juga. Sekarang kasus ini dalam penyelidikan multi-cabang," tegasnya.
Kedua korban yang diduga sama-sama berusia 20-an. Sebelumnya si pemain sempat ditahan polisi selama lebih dari 24 jam namun malam hari setelah penangkapan dibebaskan dengan jaminan hingga Agustus bulan depan.
Atas tudingan ini, nasib si pemain pun terancam untuk bermain di klub dan tim nasional. Besar kemungkinan kalau masalah ini masuk dalam tahap penyidikan bukan tidak mungkin si pemain bakal absen dari lapangan hijau dalam waktu yang cukup lama.
Editor: Aspian Nur