Aksi Sarah diketahui setelah polisi setempat memeriksa rekaman CCTV saat penonton menginvasi lapangan usai pertandingan The Cherries dengan Nottingham Forest 3 Mei lalu. Saat itu Sarah sendiri sedang tidak bertugas di lapangan.
Wanita 49 tahun itu satu dari tiga petugas polisi yang tidak bertugas dan dengan kedua temannya bergabung dengan ribuan pendukung Bournemouth lainnya dalam gelombang massa ke lapangan, dimana terlihat bom asap juga dilepaskan.
Di Inggris, perbuatan masuk ke lapangan ilegal kalau tanpa otoritas yang sah atau alasan yang tepat.
Tak pelak, kehadiran Sarah dan tiga temannya itu membuat Dorset Police terkejut. “Ketika polisi melihat rekaman itu, mereka terkejut ada pengawas di lapangan merayakannya. Ada beberapa petugas lain dari kepolisian yang terbawa arus dan berlari ke lapangan untuk melompat-lompat bersama massa yang begitu besar,” ujar seorang sumber dilansir dari laman Thesun.co.uk Selasa (24/5/2022) hari ini.
“Hampir semua penonton masuk ke lapangan meski ada petugas yang berjaga. Tetapi hukum adalah hukum dan jelas mereka, dari semua orang, seharusnya sadar apa yang mereka lakukan adalah ilegal,” tegas sumber tadi.
Petugas yang memantau memberi tahu unit standar profesional Dorset tentang keterlibatan ketiga polisi tersebut.
Supt Derbyshire saat ini terikat pada inspektorat kepolisian. Dia sebelumnya bergabung dalam tim kejahatan besar yang menyelidiki pembunuhan dan pelanggaran serius.
“Dia berasal dari daerah itu (Bournemouth) dan keluarganya semua fans fanatic The Cherry. Sarah sangat dihormati di kepolisian dan memiliki karir yang sangat bagus, sebagian besar sebagai detektif yang menangani kejahatan besar,” papar sumber tadi. "Dia hanya manusia dan emosi dari promosi kemenangan Bournemouth," ungkapnya.
Diketahui dalam laga itu Bournemouth menang tipis 1-0 di Vitality Stadium dan mereka mengikuti jejak Fulham promosi ke Premier League.
Para pemain dan pelatih Scott Parker terjebak dalam insiden mengejutkan dalam invasi lapangan massal tersebut yang disebut mantan bintang Manchester United Gary Neville sebagai hal yang sangat memprihatinkan.
FA mengatakan sedang mempertimbangkan aturan baru untuk mengatasi kekacauan dan sangat prihatin dengan meningkatnya perilaku anti-sosial dari para penggemar yang masuk ke lapangan.
Liga Premier mendesak klub-klub untuk mengingatkan para penggemar kalua masuk ke lapangan adalah ilegal dan dapat mengakibatkan catatan kriminal dan larangan menonton di stadion.
“Tiga petugas polisi yang sudah diidentifikasi itu diminta untuk merenungkan keterlibatan mereka. Setelah pertandingan, sebuah pesan dikeluarkan secara internal yang mengingatkan semua petugas dan staf tentang standar perilaku tinggi yang diharapkan dari mereka baik saat di dalam maupun di luar pekerjaan,” tegas mereka.
Editor: Aspian Nur