Boehly mengalahkan persaingan dari konsorsium yang digawangi oleh Stephen Pagliuca dan Sir Martin Broughton dan bahkan tawaran akhir £4,25 miliar dari orang terkaya Inggris Sir Jim Ratcliffe.
Dilansir dari laman Dailymail.co.uk Sabtu (7/5/2022) pagi ini, Chelsea mengkonfirmasi disitus resmi mereka dini hari tadi kalau Boehly dan konsorsiumnya setuju membeli Chelsea, mengikuti persetujuan Pemerintah Inggris.
“Chelsea Football Club mengonfirmasi, persyaratan telah disetujui untuk grup kepemilikan baru, yang dipimpin oleh Todd Boehly, Clearlake Capital, Mark Walter dan Hansjoerg Wyss, untuk mengakuisisi klub,” ujar mereka.
“Dari total investasi yang dilakukan, £2,5 miliar (setara Rp40 triliun), digunakan untuk membeli saham klub dan hasil tersebut akan disimpan ke rekening bank Inggris yang dibekukan untuk disumbangkan 100 persen tujuan amal sebagaimana dikonfirmasi oleh Roman Abramovich (pemilik Chelsea),” sebut mereka lagi.
“Pemilik baru juga memberikan £1,75 miliar (setara Rp20 triliun) dalam investasi lebih lanjut untuk kepentingan klub. Ini termasuk investasi di Stamford Bridge, Akademi, Tim Wanita dan Kingsmeadow dan melanjutkan pendanaan untuk Chelsea Foundation. Penjualan diharapkan selesai akhir Mei ini dengan tunduk pada semua persetujuan peraturan yang diperlukan. Rincian lebih lanjut akan diberikan pada saat itu,” jelas mereka.
Sepert diketahui, masa depan Chelsea diliputi ketidakjelasan selama berbulan-bulan setelah pemerintah Inggris memberikan sanksi kepada mantan pemilik Roman Abramovich pada Maret menyusul invasi Rusia ke Ukraina.
Tapi sekarang kisah pengambilalihan telah berakhir dengan Abramovich menyelesaikan penjualan ke Boehly setelah penandatanganan dari pemerintah.
Kekhawatiran sempat mencuat kalau Abramovich, yang menjual sahamnya setelah terkena sanksi atas hubungannya dengan Vladimir Putin, mengingkari janjinya untuk menghapus pinjaman £1,6 miliar (setara Rp19 triliun) dan membuat The Blues dalam bahaya.
Jika mereka tidak memiliki lisensi penuh pada saat Liga Premier mengadakan RUPS pada 8 Juni, Chelsea berisiko dikeluarkan dari kompetisi papan atas Inggris dan Eropa itu karena tidak memenuhi syarat masuk kembali ke Liga Premier dalam kasus itu, juga tidak akan diajukan oleh FA sebagai perwakilan Liga Champions atau Liga Europa.
Lalu siapa sebenarnya Todd Boehly? Boehly adalah pemilik klub basket LA Dodgers, LA Lakers, perusahaan TV dan katalog lagu Bruce Springsteen.
“Ketika saya bernegosiasi, tujuannya bukan untuk mendapatkan kesepakatan terbaik untuk diri saya sendiri, tetapi untuk membuat kesepakatan yang adil bagi semua pihak yang terlibat,” kata Boehly dalam reuni sekolah di Maryland beberapa waktu lalu.
Boehly tentu saja bekerja keras untuk memuaskan pihak yang berkepentingan dalam pengambilalihan Chelsea, mengalahkan serangkaian lawan tangguh untuk menjadi penawar pilihan, melibatkan dalam konsorsiumnya dua pemegang tiket musiman terkemuka dan penggemar yang menjanjikan dia akan membangun kembali Stamford Bridge.
Boehly pernah terlibat dalam tim gulat yang memenangkan kejuaraan antarnegara bagian pada tahun 1990 dan 1991.
Editor: Aspian Nur