Kini pria 54 tahun kelahiran Leimen, Jerman itu, menghadapi ancaman hukuman tujuh tahun penjara setelah terbukti menyembunyikan uang sebanyak ratusan ribu pound padahal menyatakan diri mengalami kebangkrutan alias pailit.
Ancaman penjara membuat Boris Becker tak kuasa menahan air mata menjelang dijatuhkannya keputusan hukuman besok.
Juara Wimbledon tiga kali itu dipeluk pacarnya Lilian de Carvalho Monteiro setelah sebelumnya menghabiskan waktu bersama keluarga aslinya yaitu putra dan istrinya Lilly Becker.
Becker yang setelah pensiun dari dunia tenis memilih jadi komentator itu dinyatakan bersalah atas empat dakwaan berdasarkan Undang-Undang Kepailitan dalam persidangan bulan ini.
Pengadilan London mendapatkan informasi dia mentransfer £350.000 atau setara Rp6,3 miliar ke rekening lain, menyembunyikan properti di Jerman dan gagal menyatakan 75.000 saham di sebuah perusahaan IT dan pinjaman £700.000 atau setara dengan Rp12,6 miliar.
Ayah empat anak itu secara hukum wajib mengungkapkan seluruh kekayaannya setelah dinyatakan pailit pada 2017. Becker yang menetap di London, Inggris itu sekarang menghadapi kehilangan kontrak yang menguntungkan dengan jaringan TV di seluruh dunia, termasuk pekerjaannya sebagai pakar BBC di Wimbledon.
Kemarin Becker, yang memenangkan hati penggemar tenis pada 1980-an dengan gaya permainan allaction-nya, dipeluk oleh pacarnya saat dia merokok saat istirahat dalam pertemuan dengan pembuat film dokumenter George Chignell di London.
Akhir pekan lalu, dia berfoto dengan Lilly dan anak laki-laki mereka yang berusia 12 tahun di London selatan sebelum ayah dan anak itu bertemu dengan pacarnya saat ini. Becker akan mengetahui nasibnya di Southwark Crown Court besok pagi.
Editor: Aspian Nur